oleh

8 Pintu bagi Setan untuk Masuk ke Hati Manusia

PortalMadura.Com – Setan dengan segala tipu dayanya tidak pernah berhenti mengganggu manusia. Karena keinginan setan menggiring manusia untuk berbuat dosa dan menjadi temannya masuk neraka.

Banyak cara yang dilakukan setan untuk memperoleh apa yang diinginkannya, salah satunya caranya yaitu setan masuk melalui pintu-pintu tertentu yang ada pada diri manusia. Penasara?

Berikut ini ulasannya:

Iri Dengki dan Ambisi
Selagi seseorang berambisi terhadap sesuatu, maka ambisi itu akan membuatnya menjadi buta dan tuli, menutupi cahaya penglihatannya, yang sebenarnya ia mengetahui pintu masuk yang dilalui setan.

Amarah, Syahwat dan Keras hati
Amarah merupakan bencana bagi akal. Jika pasukan akal sudah melemah, maka setan itu bisa leluasa melancarkan serangan lalu mempermainkan diri manusia.

Kesukaan Mempercantik Rumah, Pakaian dan Alat perkakas
Seseorang selalu merasa tergelitik untuk mempercantik rumahnya, merubah atapnya, temboknya, membaguskan pakaiannya dan alat rumah tangganya sehingga sepanjang hidupnya dia akan merasa rugi.

Kenyang
Karena perut kenyang bisa menguatkan syahwat dan mengabaikan ketaatan.

Loading...

Tamak Terhadap Orang Lain
Jika seseorang tamak terhadap orang lain maka dia akan memuji -muji tidak secara proporsional, mencari muka di hadapannya, tidak menyuruhnya kepada yang ma’ruf dan tidak mencegahnya dari yang mungkar.

Terburu-buru dan Tidak Hati-hati Serta Tidak Memiliki Keteguhan Hati
“Terburu-buru itu dari setan dan berhati-hati itu dari Allah.” (HR. Tirmidzi)

Cinta Harta
Selagi cinta kepada harta ini sudah bersemayam di dalam hati, tentu akan merusaknya. Condong untuk mencari harta dengan cara yang tidak selayaknya. Membawa kepada kikir, pelit, takut miskin dan tidak mau mengeluarkan hak yang diwajibkannya.

Buruk Sangka Terhadap Sesama Muslim
Siapa yang membuat keputusan buruk sangka tentang diri seorang muslim berdasarkan buruk sangkanya tentu dia akan melecehkan orang muslim itu, tentu dia akan mengatakan yang macam-macam tentang dirinya.

Jika di dalam hati masih bersemayam benih-benih sifat ini, setan pun masih leluasa memasukan bisikan dan lalu lalang, hingga mencegahnya untuk mengingat Allah dan mengisi hati dengan takwa. (islampos.com/Desy)


Berita PortalMadura
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE