oleh

9 Perawatan yang Wajib Anda Lakukan Usai Microblading Alis

PortalMadura.Com – Selain melakukan teknik sulam alis, cara alternatif untuk mempercantik alis yaitu dengan microblanding. Alat yang digunakan seperti pena berisi jarum-jarum berukuran sangat kecil. Prosedurnya dilakukan dengan memberi pigmen di alis kemudian membentuk seperti bulu-bulu alis aslinya.

Dengan begitu, maka alis akan tampak sangat alami. Yang perlu diperhatikan adalah setelah melakukan microblanding tersebut. Karena usai itu kulit di sekitar alis biasanya akan mengalami kemerahan. Butuh waktu sekitar 7 sampai 14 hari agar kulit kembali ke kondisi normal.

Berikut ini berbagai perawatan kulit yang perlu dilakukan setelah microblading alis:

1. Jangan membasahi area kulit di sekitar alis selama kurang lebih 10 hari.
2. Menjaga area alis tetap kering saat mandi.
3. Tidak menggunakan riasan selama seminggu, apalagi riasan mata.
4. Tidak menarik, menggaruk, atau mengopek kulit di sekitar alis.
5. Tidak sauna, berenang, atau melakukan aktivitas yang menyebabkan keringat berlebih atau alis basah.
6. Menjauhkan rambut dari garis alis Anda.
7. Mengoleskan krim yang diresepkan dokter kecantikan Anda untuk mengurangi efek samping microblading.
8. Menjaga alis tetap bersih dan mencegahnya dari penumpukan minyak berlebih.
9. Tetap memberikan pelembap seperlunya di kulit sekitar alis jika memiliki kulit kering.

Baca Juga: Fakta Seputar Sulam Alis yang Jarang Orang Ketahui

Intinya, usahakan untuk menjaga kondisi kulit di sekitar alis tetap steril selama masa penyembuhan. Setelah kondisi kulit di sekitar alis mulai membaik, Anda bisa mengoleskan tabir surya ke area tersebut agar pigmen warnanya tidak mudah pudar.

Kemungkinan Risiko Komplikasi Microblading
Microblading bisa menimbulkan infeksi kulit akibat iritasi atau reaksi alergi. Kondisi ini biasanya ditandai dengan rasa sakit yang cukup parah di sekitar alis setelah beberapa hari pascaprosedur.

Saat hal ini terjadi, Anda perlu memeriksa area kulit di sekitar alis untuk melihat apakah ada pembengkakan atau tidak. Jika ternyata di area tersebut keluar cairan berwarna kuning atau kemerahan, Anda perlu waspada karena hal ini bisa jadi tanda awal infeksi.

Jika pembengkakan ini tidak kunjung hilang setelah dua minggu, Anda harus segera berkonsultasi ke dokter. Jika tidak ditangani segera, infeksi bisa cukup parah dan masuk ke aliran darah. Untuk membantu mengatasi infeksi, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : hellosehat.com

Dapatkan Aplikasi PortalMadura.com

aplikasi portal madura
spt tahuna

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.