Gempa Susulan Magnitudo 2 Guncang Bantul 27 Menit Usai Gempa Pacitan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Avatar of PortalMadura.com
Gempa Susulan Magnitudo 2 Guncang Bantul 27 Menit Usai Gempa Pacitan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa magnitudo 2 guncang Bantul DIY pukul 08.47 WIB, 27 menit usai gempa Pacitan magnitudo 5,5. Simak detail lokasi dan dampaknya.

PortalMadura.comGempa bumi berkekuatan magnitudo 2 mengguncang Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (27/1/2026) pagi, hanya berselang 27 menit setelah gempa lebih kuat magnitudo 5,5 menggoyang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan kedua gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

 

Berdasarkan data BMKG yang dirilis pukul 08.55 WIB, gempa di Bantul terjadi tepat pukul 08.47 WIB dengan pusat gempa berada di koordinat 8,31 Lintang Selatan dan 110,29 Bujur Timur.

Lokasi episenter terletak 45 kilometer arah barat daya Bantul pada kedalaman dangkal 19 kilometer dari permukaan laut.

 

Sementara itu, gempa pertama di Pacitan terjadi pukul 08.20 WIB dengan kekuatan magnitudo 5,5. Gempa ini berpusat di darat pada koordinat 8,14 LS dan 111,33 BT, sekitar 25 kilometer timur laut Pacitan, dengan kedalaman 105 kilometer.

Getarannya terasa luas hingga ke sejumlah wilayah di Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat.

 

BMKG mencatat gempa Pacitan dirasakan di Pacitan, Karangkates, Tulungagung, Malang, Nganjuk, Ponorogo, Blitar, Madiun, Denpasar, Kuta, Karangasem, Jember, Mojokerto, Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Pasuruan, Semarang, dan Mataram. Meski terasa di banyak wilayah, hingga pukul 09.30 WIB belum ada laporan kerusakan signifikan maupun korban jiwa akibat kedua gempa tersebut.

 

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa gempa Pacitan berasal dari aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup di bawah Lempeng Eurasia.

Sementara gempa Bantul diduga merupakan aktivitas sesar lokal di kawasan selatan Jawa yang tidak berkaitan langsung dengan gempa Pacitan.

 

“Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada terhadap gempa susulan. Pastikan struktur bangunan memenuhi standar tahan gempa,” ujar Daryono melalui keterangan resmi BMKG.

 

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terpancing informasi hoaks terkait gempa. Informasi resmi dapat diakses melalui aplikasi mobile BMKG atau situs resmi www.bmkg.go.id.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Bantul dan Pacitan dilaporkan kondusif dengan aktivitas warga kembali normal pasca-guncangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses