“`html
JPE Siap Tempur Final Four Proliga 2026, Megawati: Kami Harus Perbaiki Semua Lini
JAKARTA – Jakarta Pertamina Enduro (JPE) tengah memfokuskan diri pada evaluasi menyeluruh menjelang babak Final Four Proliga 2026. Tim yang finis di posisi kedua klasemen fase reguler ini sadar, perbaikan di segala lini menjadi kunci untuk meraih gelar juara di kompetisi voli putri tertinggi Indonesia tersebut.
Megawati Hangestri Pertiwi, tulang punggung serangan JPE, menegaskan tim tidak boleh terlena dengan pencapaian di babak reguler. “Banyak kekurangan kami. Kami akan belajar dari kesalahan yang lalu dan tidak boleh cepat puas. Tentunya kami akan memperbaiki semua lini,” ujar Megawati seperti dikutip dari Jawa Pos, Selasa (3/3/2026).
Evaluasi Pasca Kekalahan Telak dari Gresik Phonska
Pada fase reguler, JPE mengumpulkan 24 poin dari 12 pertandingan, terpaut lima angka dari pemuncak klasemen, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Kekalahan 0-3 (20-25, 20-25, 17-25) di laga terakhir menjadi catatan penting untuk dibenahi.
Megawati menekankan bahwa kesuksesan dalam bola voli bergantung pada kolektivitas, bukan performa individu semata. “Kita main tim, tidak bisa bergantung pada satu orang saja. Kalau satu orang kurang bagus tapi yang lain bisa menutupi, itu bagus di lapangan,” jelasnya.
Ia menambahkan, penurunan performa satu pemain sering kali berdampak pada keseluruhan tim. Oleh karena itu, sinergi dan komunikasi antar-lini menjadi fokus utama dalam sesi latihan jelang babak puncak.
Jadwal Final Four Proliga 2026
Babak Final Four Proliga 2026 akan digelar dalam tiga seri di tiga kota berbeda:
- Seri 1: GOR Jawa Pos Arena, Surabaya (3-5 April 2026)
- Seri 2: GOR Sritex Arena, Solo (9-12 April 2026)
- Seri Final: GOR Jatidiri, Semarang (16-19 April 2026)
Empat tim yang lolos ke Final Four sektor putri adalah Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (juara reguler), Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Electric PLN Mobile, dan Jakarta Popsivo Polwan. Sistem kompetisi menggunakan dua putaran, sehingga setiap tim akan memainkan total enam pertandingan.
Strategi Pelatih: Fokus pada Organisasi Tim
Pelatih JPE, Bulent Karslioglu, menyatakan fokus utamanya adalah membenahi aspek teknik, fisik, dan organisasi permainan. Ia juga menegaskan tidak berencana mengganti dua pemain asing andalan, Yana Shcherban (Rusia) dan Wilma Salas (Kuba).
“Kami punya dua orang luar biasa, kenapa kita harus berubah setiap kali? Kita perlu bekerja lebih banyak, kita harus menjadi tim yang bagus. Perubahan itu bukan ide yang bagus, panik itu bukan ide yang bagus,” tegas Karslioglu.
Optimisme Tanpa Beban Berlebih
Chef de Mission (CdM) JPE, Werry Prayogi, memandang kekalahan di fase reguler sebagai momentum refleksi. Menurutnya, status JPE yang bukan juara reguler justru bisa mengurangi tekanan mental dibandingkan tim yang berada di puncak klasemen.
“Dengan pengalaman pelatih yang mumpuni dan evaluasi yang matang, kami optimis tim bisa menampilkan performa terbaik di Final Four,” ujar Werry.
Kombinasi antara evaluasi taktis, kekompakan tim, dan mentalitas bebas beban menjadi modal utama JPE untuk bersaing ketat memperebutkan gelar juara Proliga 2026.





