portalmadura.com – Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa gemilang pada balapan Moto3 Jerman 2026 yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring, Minggu (12/7/2026) sore WIB. Memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan, Veda sukses menembus sepuluh besar dan finis di urutan kedelapan setelah melewati drama sengit di lintasan.
Jalannya balapan di sirkuit legendaris Jerman tersebut berlangsung ketat sejak lampu start padam. Rider andalan Honda Team Asia ini sebenarnya sempat melorot ke peringkat 14 pada lap ketiga setelah mengawali balapan dari urutan ke-13. Sementara itu, barisan depan langsung dikuasai oleh Brian Uriarte yang dibayangi ketat oleh Marco Morelli dan Alvaro Carpe.
Perlahan tapi pasti, pembalap berusia 17 tahun asal Gunungkidul ini mulai menemukan ritme balapnya. Momentum kebangkitan Veda terjadi pada lap ketujuh ketika ia berhasil menyalip rival sengitnya asal Malaysia, Hakim Danish, untuk mengamankan posisi ke-11.
Baca Juga:
Aksi Saling Salip dan Drama Tikungan Akhir
Keberuntungan dan kejelian Veda di lintasan kembali teruji saat kecelakaan menimpa Adrian Cruces dan Joel Esteban. Insiden tersebut langsung dimanfaatkan Veda untuk merangsek naik dua peringkat sekaligus ke posisi sembilan. Ketangguhannya semakin terbukti pada lap ke-11 ketika ia sukses menembus posisi kedelapan.
Persaingan sengit sempat memuncak menjelang akhir balapan. Pada tiga lap tersisa, Hakim Danish sempat memberikan perlawanan sengit hingga membuat Veda sempat melorot ke posisi ke-12. Namun, mental juara berbicara di lap terakhir.
Veda melakukan aksi comeback yang memukau di putaran penutup untuk merebut kembali posisi kedelapan hingga menyentuh garis finis. Sebaliknya, performa Hakim Danish justru melorot drastis dan harus puas mengakhiri balapan di peringkat ke-12.
Uriarte Kunci Kemenangan Dramatis
Sementara itu, podium tertinggi Moto3 Jerman 2026 berhasil diamankan oleh Brian Uriarte. Pembalap tersebut sukses memenangkan duel perebutan juara yang sangat dramatis melawan Maximo Quiles dari CF Moto Aspar Team hingga tikungan terakhir.
Keberhasilan Veda Ega Pratama mengamankan posisi kedelapan ini menjadi tambahan poin yang sangat berharga bagi pembalap Indonesia tersebut di klasemen sementara Moto3 musim 2026, sekaligus menebus kegagalannya pada seri sebelumnya di Belanda.





