PortalMadura.com – Harga jual emas batangan Logam Mulia Antam terpantau stagnan atau tidak mengalami perubahan pada perdagangan akhir pekan ini. Berdasarkan data resmi yang dihimpun pada Minggu, 8 Maret 2026, Harga emas Antam masih bertahan di level tertinggi mingguannya.
Saat ini, Butik Emas Logam Mulia Antam menetapkan harga jual di angka Rp1.512.000 per gram. Level harga ini sama persis dengan posisi perdagangan pada Sabtu (7/3), di mana harga emas sempat melonjak signifikan sebesar Rp14.000 per gram dari hari sebelumnya.
Harga Buyback Juga Stagnan
Kondisi serupa juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. Antam menetapkan harga buyback hari ini di level Rp1.398.000 per gram. Harga ini merupakan harga acuan bagi pemilik emas yang ingin menjual kembali Logam Mulia mereka ke Antam.
Selisih (spread) antara harga jual dan harga buyback saat ini berada di angka Rp114.000 per gram. Spread ini menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan investor untuk menghitung potensi keuntungan atau kerugian dalam jangka pendek.
Analisis Tren Mingguan
Meskipun hari ini stagnan, secara keseluruhan dalam sepekan terakhir, tren harga emas Antam menunjukkan grafik pendakian yang cukup kuat. Berikut adalah rincian pergerakan harga emas Antam selama tiga hari terakhir:
| Tanggal | Harga Jual (per Gram) | Harga Buyback (per Gram) | Perubahan Harga Jual |
|---|---|---|---|
| Minggu, 8 Mar 2026 | Rp1.512.000 | Rp1.398.000 | Stagnan (Tetap) |
| Sabtu, 7 Mar 2026 | Rp1.512.000 | Rp1.398.000 | Naik Rp14.000 |
| Jumat, 6 Mar 2026 | Rp1.498.000 | Rp1.384.000 | Naik Rp10.000 |
Para analis pasar keuangan menilai, kokohnya harga emas di atas level Rp1,5 juta ini dipicu oleh ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar mata uang asing, yang mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti emas.
Catatan Redaksi: Harga emas Antam dapat bervariasi di setiap Butik Emas Logam Mulia dan toko emas lokal karena perbedaan biaya operasional, pajak, dan kebijakan margin masing-masing platform. Data di atas merupakan acuan harga nasional.
Sumber data: Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia, PT Antam Tbk.





