PortalMadura.com – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diprediksi akan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Senin (9/3/2026). Setelah mengalami lonjakan signifikan di akhir pekan, logam mulia kini membidik level psikologis baru di angka Rp3,1 juta per gram.
Analisis Pergerakan Harga Emas Antam
Berdasarkan pantauan pasar komoditas terbaru, harga emas Antam yang sebelumnya bertengger di posisi Rp3.059.000 per gram pada 8 Maret, kini menunjukkan sinyal optimistis. Para analis memproyeksikan harga akan bergerak menguat menuju target Rp3.150.000 per gram dalam jangka pendek.
Namun, investor tetap perlu waspada terhadap potensi koreksi teknis. Jika terjadi aksi ambil untung (profit taking), harga kemungkinan akan tertahan di level support antara Rp3.045.000 hingga Rp3.000.000 per gram.
Harga Emas di Pegadaian dan Digital
Selain Antam, pergerakan harga emas di penyedia lain seperti Pegadaian dan platform digital juga menunjukkan tren serupa:
- Emas UBS: Diperkirakan bergerak di kisaran Rp3.105.000 per gram.
- Emas Galeri 24: Berada di sekitar Rp3.091.000 per gram.
- Emas Digital: Terus berfluktuasi secara real-time mengikuti grafik harga dunia.
Faktor Global: Geopolitik dan Kebijakan The Fed
Kenaikan harga emas di pasar domestik tidak lepas dari kondisi global. Di pasar internasional, emas (XAU/USD) bergerak stabil di rentang konsolidasi $5.052 hingga $5.208 per ons troi.
Ketegangan geopolitik yang masih memanas di kawasan Timur Tengah memicu tingginya permintaan aset safe haven. Di sisi lain, pelaku pasar tengah menantikan rilis data inflasi Amerika Serikat (CPI dan PCE) yang akan menentukan arah kebijakan suku bunga Bank Sentral AS atau The Fed.
Saran Investasi: Meski tren saat ini sedang naik, investor disarankan untuk tetap memantau rilis data ekonomi AS pekan ini karena akan berdampak langsung pada volatilitas harga logam mulia secara global.





