PortalMadura.com – Racing Club Strasbourg sukses mengamankan kemenangan krusial saat bertandang ke markas Rijeka dalam lanjutan laga Liga Konferensi Eropa. Bertanding di Kroasia pada Kamis (12/3/2026), wakil Prancis itu menyudahi perlawanan tuan rumah dengan skor tipis 2-1.
Laga ini diwarnai dengan kejutan gol sangat cepat di menit pertama yang mengejutkan seisi stadion. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Strasbourg untuk melangkah lebih jauh di kompetisi kasta ketiga Eropa tersebut.
Panichelli Cetak Sejarah Gol Tercepat
Penyerang Strasbourg, Joaquin Panichelli, menjadi bintang lapangan dalam laga ini. Pertandingan baru berjalan satu menit 12 detik, Panichelli sudah berhasil menggetarkan jala gawang Rijeka. Gol kilat ini tercatat sebagai gol tercepat di ajang Liga Konferensi musim ini.
Baca Juga:
Alaves vs Villarreal: Krisis Pemain Hantui Tuan Rumah, Tim Tamu Bidik Tiket Liga Champions
Bagi Panichelli, ini merupakan gol keduanya di kompetisi tersebut, setelah sebelumnya mencetak gol salto akrobatik ke gawang Bialystok. Secara keseluruhan, penyerang tajam ini telah mengoleksi 18 gol di semua kompetisi musim ini.
Analisis Pertandingan dan Performa Tim
Sebelum pertandingan, pengamat sepak bola Pascal Dupraz memang memprediksi Strasbourg memiliki peluang besar untuk tidak kalah di kandang Rijeka. Analisanya terbukti tepat, di mana kedua tim saling berbalas gol, sesuai perkiraannya.
Keunggulan Strasbourg juga tak lepas dari performa gemilang sang penjaga gawang, Penders. Ia tercatat melakukan beberapa kali penyelamatan krusial menepis gempuran serangan Rijeka. Tanpa penampilan apiknya, Strasbourg mungkin akan kesulitan mempertahankan keunggulan.
Drama Kartu Kuning dan Peluang Emas yang Terbuang
Laga ini sempat diwarnai ketegangan ketika bek Strasbourg, Ismaël Doukouré, melakukan pelanggaran keras terhadap Adu-Adjei. Doukouré, yang merupakan pemain Strasbourg yang paling banyak mendapat sanksi musim ini, nyaris mendapat kartu merah.
Beruntung, wasit hanya memberikan kartu kuning. Namun, Doukouré harus ditarik keluar lebih awal pada babak pertama karena mengalami masalah otot.
Meski menang, Strasbourg menyayangkan beberapa peluang emas yang gagal dimanfaatkan untuk memperlebar keunggulan. Terutama peluang dari Enciso yang dinilai kurang tepat dalam mengambil keputusan di depan gawang.





