PortalMadura.com – Harga perak murni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam terpantau anjlok drastis pada perdagangan Sabtu (14/3/2026). Penurunan ini melanjutan tren negatif yang terjadi selama tiga hari berturut-turut.
Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia pada Sabtu pagi (9:10 WIB), harga perak Antam hari ini merosot tajam sebesar Rp 2.300, menempatkan harga perak di posisi Rp 50.850 per gram.
Sebelumnya, pada Kamis (12/3/2026), harga perak Antam sudah menunjukkan pelemahan signifikan dengan rontok Rp 2.100 ke level Rp 53.300 per gram. Tren penurunan berlanjut pada Jumat (13/3/2026) di mana harga kembali terkikis Rp 150 menjadi Rp 53.150 per gram.
Rincian Harga Perak Murni
Untuk harga perak murni cetakan besar, Antam mematok harga dasar pecahan 250 gram sebesar Rp 13.112.500. Jika ditambah PPN 11%, harganya menjadi Rp 14.554.875. Sementara untuk pecahan 500 gram, harga dasar tercatat sebesar Rp 25.425.000, dengan harga termasuk PPN 11% mencapai Rp 28.221.750.
Harga Perak Antam Heritage
Selain perak murni, harga untuk seri Perak Antam Heritage juga mengalami penyesuaian. Pecahan berat 31,1 gram (1 troy ons) hari ini dibanderol dengan harga dasar Rp 2.129.245, atau sekitar Rp 2.363.462 termasuk PPN 11%.
Sedangkan untuk pecahan yang lebih besar, yakni berat 186,6 gram, harga dasar tercatat Rp 11.653.906, dengan harga setelah PPN 11% berada di level Rp 12.935.836.
Pelemahan Global Turut Menekan
Pelemahan harga perak di dalam negeri sejalan dengan pergerakan harga perak dunia. Di pasar global, harga perak dunia mengalami tekanan yang cukup besar pada awal perdagangan hari Jumat waktu Amerika Serikat (AS), tepat sebelum rilis laporan data inflasi terbaru.
Berdasarkan pantauan dari laman Kitco, harga perak dunia ambles 3,93% ke level US$ 80,45 per troy ons pada hari ini. Penurunan ini cukup drastis, mengingat pada hari sebelumnya harga perak dunia masih sempat bertahan di kisaran US$ 85 per troy ons.




