Saat ini, harga emas Antam dibanderol sebesar Rp 2.837.000 per gram, naik dari harga sebelumnya yang berada di level Rp 2.810.000 per gram. Kenaikan ini mengakhiri tren koreksi yang sempat terjadi pada pertengahan pekan.
Harga Buyback Ikut Melambung
Kabar baik juga datang bagi pemilik emas yang ingin menjual kembali koleksinya. Harga buyback atau harga beli kembali emas Antam terpantau melesat lebih tinggi dengan kenaikan mencapai Rp 47.000. Dengan perubahan tersebut, harga buyback kini berada di angka Rp 2.461.000 per gram.
Sebagai catatan bagi investor, harga emas Antam pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada 29 Januari 2026 lalu, di mana harga mencapai Rp 3.168.000 per gram.
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (Sabtu, 28 Maret 2026)
Berikut adalah rincian harga emas batangan Antam di gedung Antam dalam berbagai ukuran:
- 0,5 gram: Rp 1.468.500
- 1 gram: Rp 2.837.000
- 2 gram: Rp 5.624.000
- 3 gram: Rp 8.418.000
- 5 gram: Rp 14.000.000
- 10 gram: Rp 27.920.000
- 25 gram: Rp 69.635.000
- 50 gram: Rp 139.105.000
- 100 gram: Rp 278.060.000
- 250 gram: Rp 694.840.000
- 500 gram: Rp 1.389.400.000
- 1.000 gram: Rp 2.777.600.000
Sentimen Global: Konflik Timur Tengah Dongkrak Harga
Kenaikan harga emas domestik ini sejalan dengan kondisi pasar global. Harga emas di pasar spot dunia dilaporkan melonjak hingga 3,6% ke level USD 4.536,29 per ounce. Analis pasar menyebutkan bahwa aksi beli saat harga turun (buy on dip) menjadi pemicu utama setelah harga emas sempat menyentuh titik terendah dalam empat bulan terakhir.
Selain faktor teknis, ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih menjadi faktor krusial. Kekhawatiran akan gangguan pasokan energi dan lonjakan inflasi global mendorong investor untuk kembali melirik emas sebagai aset aman (safe haven).
Senior Market Strategist RJO Futures, Daniel Pavilonis, menilai koreksi harga yang terjadi di awal pekan justru menjadi peluang emas bagi investor untuk masuk ke pasar. “Ini adalah waktu yang luar biasa untuk membeli emas mengingat situasi ketidakpastian global saat ini,” ujarnya dalam laporan CNBC.
Meskipun tekanan inflasi memberikan spekulasi terhadap kenaikan suku bunga The Fed, banyak lembaga keuangan seperti Commerzbank justru menaikkan target harga emas mereka ke angka USD 5.000 per ounce pada akhir tahun ini.




