Perak Dunia Meroket 10% dalam 3 Hari! Rekor Baru di Tengah Ketegangan Global

Avatar of PortalMadura.com
Perak Dunia Meroket 10% dalam 3 Hari! Rekor Baru di Tengah Ketegangan Global
Perak Dunia Meroket 10% dalam 3 Hari! Rekor Baru di Tengah Ketegangan Global

PortalMadura.com – Harga perak dunia mencatatkan lonjakan signifikan pada perdagangan Rabu pagi (1/4/2026). Logam mulia ini menyentuh level $74,7 per ons, atau naik 3,5 persen dari sesi sebelumnya. Kenaikan ini menandai tren positif selama tiga hari berturut-turut di pasar komoditas global.

Hanya dalam waktu singkat, harga perak berhasil pulih hampir 10 persen dari titik terendahnya di level $67,7 per ons. Pergerakan agresif perak ini mengekor kenaikan Harga emas dunia yang kini diperdagangkan di kisaran $4.700 per ons, mencapai level tertinggi dalam dua pekan terakhir.

Analisis: Ketegangan Geopolitik Pacu Aliran Modal

Para analis menilai kenaikan harga logam mulia ini merupakan imbas dari kombinasi pelemahan nilai tukar dolar AS dan mendinginnya harga minyak mentah. Namun, faktor utama yang paling berpengaruh adalah ketegangan geopolitik yang terus berlanjut di Timur Tengah.

Kondisi global yang tidak menentu mendorong para investor untuk menarik modal mereka dari aset berisiko dan mengalihkannya kembali ke aset aman atau safe-haven seperti emas dan perak. Di pasar domestik Vietnam, minat terhadap perak sebagai instrumen penyimpan nilai tetap stabil, terlebih dengan adanya rencana pencatatan perak di Bursa Komoditas setempat.

Update Harga Perak Domestik

Kenaikan harga di pasar global langsung berdampak pada harga perak di tingkat penyedia lokal. Berikut adalah rincian harga beli dan jual dari beberapa perusahaan logam mulia utama per 1 April 2026:

  • Grup Phu Quy: Harga beli batangan perak Rp2,80 juta/ons dan harga jual Rp2,89 juta/ons (naik Rp110.000 dibandingkan penutupan sebelumnya).
  • Perusahaan Logam Mulia Ancarat: Memperdagangkan batangan perak di kisaran Rp2,79 juta – Rp2,88 juta per ons.
  • Sacombank Gold and Gemstone (SBJ): Mencatatkan harga tertinggi pasar dengan harga beli Rp2,81 juta/ons dan jual Rp2,91 juta/ons.

Sementara itu, di segmen perak per kilogram, harga juga meroket tajam. Ancarat mematok harga Rp76,8 juta/kg, Phu Quy di angka Rp77,09 juta/kg, dan SBJ mencapai Rp77,6 juta/kg.

Revolusi Digital: Investasi Perak Lewat Genggaman

Seiring dengan lonjakan harga, tren digitalisasi investasi logam mulia kini semakin masif. Bank Militer (MB), Digi Invest, dan Ancarat baru saja meresmikan kerja sama strategis untuk mengembangkan kanal akumulasi logam mulia secara daring.

Terhitung mulai 1 April 2026, nasabah dapat membeli batangan perak Ancarat 999 dan melakukan pembayaran langsung melalui platform perbankan digital MBBank. Proses ini diklaim lebih cepat, transparan, dan aman bagi investor ritel.

“Kami berencana untuk terus mengimplementasikan fitur jual-beli perak secara real-time langsung di dalam aplikasi dalam waktu dekat,” tulis keterangan resmi dari pihak pengembang. Sebelumnya, fitur serupa bertajuk “Akumulasi Perak” juga telah sukses diterapkan bagi nasabah pengguna aplikasi digital BIDV.


*Catatan: Konversi nilai mata uang disesuaikan dengan konteks pasar lokal dan fluktuasi kurs yang berlaku pada saat transaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses