Toilet Kapsul Orion Sempat Macet di Tengah Misi Artemis 2, Astronot NASA Terpaksa Pakai Rencana Cadangan

Avatar of PortalMadura.com
Toilet Kapsul Orion Sempat Macet di Tengah Misi Artemis 2, Astronot NASA Terpaksa Pakai Rencana Cadangan
Toilet Kapsul Orion Sempat Macet di Tengah Misi Artemis 2, Astronot NASA Terpaksa Pakai Rencana Cadangan

PortalMadura.com – Baru saja memulai perjalanan bersejarah menuju Bulan pada Kamis (2/4/2026) pagi, kru misi Artemis 2 milik NASA harus menghadapi tantangan teknis tak terduga. Sistem toilet di dalam kapsul Orion dilaporkan mengalami gangguan hanya beberapa jam setelah peluncuran.

Spesialis misi, Christina Koch, pertama kali mengidentifikasi kendala tersebut saat mencoba mengaktifkan Universal Waste Management System—teknologi toilet terbaru milik NASA. Gangguan ini sempat memicu kekhawatiran terkait kenyamanan kru dalam perjalanan jauh ke ruang angkasa.


Penyebab Gangguan: Kipas Macet

Juru bicara NASA, Gary Jordan, mengonfirmasi kendala tersebut melalui siaran langsung peluncuran. Ia menjelaskan bahwa komponen kipas pada sistem toilet dilaporkan macet secara mendadak.

“Kipas toilet dilaporkan macet,” ujar Jordan sebagaimana dikutip dari Detik iNET, Kamis (2/4/2026).

Direktur Operasi Penerbangan NASA, Norm Knight, menambahkan bahwa masalah berakar pada sistem pengontrol toilet. Kerusakan ini sempat membatasi fungsi fasilitas tersebut; astronot masih bisa menggunakan toilet untuk buang air besar, namun sistem pembuangan urin tidak berfungsi.

Prosedur Darurat di Gravitasi Nol

Menghadapi situasi ini, tim Mission Control di Bumi bergerak cepat menyusun instruksi perbaikan. Sambil menunggu solusi teknis, para astronot diperintahkan menjalankan rencana darurat dengan menggunakan sistem pengelolaan kotoran cadangan yang dirancang khusus untuk menampung urin.

Instruksi dari Bumi meminta kru untuk mengakses area internal kipas dan melakukan pembersihan manual. Upaya ini krusial agar sistem dapat kembali normal tanpa mengganggu jadwal misi utama.


Berhasil Diperbaiki

Setelah beberapa jam melakukan koordinasi intensif dengan Mission Control, masalah tersebut akhirnya teratasi. Amy Dill dari Mission Control menyampaikan kabar baik tersebut kepada Koch di dalam kapsul Orion.

“Senang melaporkan bahwa toilet sudah dapat digunakan,” kata Dill. Ia juga memberikan instruksi tambahan agar kru memastikan sistem mencapai kecepatan operasional yang stabil sebelum dan sesudah digunakan untuk membuang cairan.

Evolusi Toilet Antariksa: Dari Kantong Plastik ke Orion

Fasilitas toilet pada kapsul Orion merupakan lompatan besar dalam kenyamanan misi luar angkasa. Sebagai perbandingan, pada era misi Apollo tahun 1960-an dan 1970-an, para astronot hanya dibekali kantong plastik untuk mengelola limbah tubuh.

Meskipun ukurannya lebih kecil dibandingkan toilet di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), toilet Orion yang terintegrasi di lantai ini dilengkapi dengan pegangan khusus. Fitur ini dirancang untuk membantu astronot tetap stabil saat menggunakan fasilitas di tengah kondisi tanpa gravitasi.

Misi Artemis 2 tetap berlanjut sesuai rencana, membawa manusia selangkah lebih dekat untuk membangun pangkalan permanen di Bulan yang ditargetkan rampung pada tahun 2030.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses