PortalMadura.com – Tren kenaikan harga bahan pokok kembali meresahkan masyarakat. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya lonjakan harga minyak goreng yang cukup signifikan di berbagai wilayah Indonesia pada pekan ketiga April 2026. Bahkan di Kabupaten Intan Jaya, Papua, harga minyak goreng dilaporkan menyentuh angka fantastis, yakni Rp60.000 per liter.
Kenaikan ini terjadi secara merata di hampir seluruh kategori, mulai dari minyak goreng curah, kemasan premium, hingga Minyakita. Secara nasional, rata-rata harga kini merangkak naik menjadi Rp19.592 per liter dari sebelumnya di angka Rp19.358.
Lonjakan di Ratusan Daerah
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (20/4/2026), memberikan peringatan khusus terkait fenomena ini. Ia mencatat jumlah wilayah yang mengalami kenaikan harga meningkat tajam hanya dalam waktu satu minggu.
“Peningkatannya terjadi pada 207 kabupaten/kota. Minggu sebelumnya hanya 177 wilayah. Artinya, sekitar 57,50 persen wilayah di Indonesia saat ini mengalami kenaikan harga minyak goreng,” ujar Ateng.





