IHSG Hari Ini 28 Juli 2026 Dibuka Melemah ke 6.175, Cek Saham Top Gainers dan Sektor Pemberatnya!

Avatar of PortalMadura.com
IHSG Hari Ini 28 Juli 2026 Dibuka Melemah ke 6.175, Cek Saham Top Gainers dan Sektor Pemberatnya!

portalmadura.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali bergerak di zona merah pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Mengacu data perdagangan awal sesi pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka melemah 0,17 persen atau terkoreksi 10,58 poin ke posisi 6.175,20 dari penutupan hari sebelumnya di level 6.185,78.

IHSG bergerak pada rentang 6.146,28 hingga 6.199,44 sepanjang paruh pertama perdagangan. Pada penutupan sesi I pukul 12.00 WIB, penurunan indeks terpantau menipis dengan terkoreksi 2,62 poin (0,04 persen) ke level 6.183,16. Sektor properti, keuangan, dan kesehatan menjadi pemberat utama laju indeks pada perdagangan hari ini.

Faktor Sektoral dan Pergerakan Saham

Koreksi IHSG dipicu oleh penurunan sejumlah sektor saham. Sektor properti mencatatkan penurunan terdalam sebesar 1,60 persen, disusul sektor kesehatan yang melemah 0,46 persen, sektor teknologi sebesar 0,43 persen, serta sektor keuangan yang terkoreksi 0,38 persen.

Meskipun indeks acuan berada dalam tekanan, transaksi di lantai bursa terpantau tetap aktif. Pada awal sesi, tercatat 238 saham bergerak menguat, 163 saham melemah, dan 564 saham stagnan. Nilai transaksi bursa pada sesi I mencapai Rp4,67 triliun.

Daftar Saham Top Gainers Sesi I

Di tengah pelemahan IHSG, beberapa saham justru mencatatkan lonjakan harga yang signifikan. Berikut jajaran saham top gainers pada perdagangan sesi I Selasa (28/7/2026):

  • AISA: Melonjak 26,67% menjadi Rp133 per saham.
  • ALKA: Melesat 24,73% menjadi Rp1.715 per saham.
  • BAJA: Naik 24,32% menjadi Rp276 per saham.
  • MCAS: Menguat 22,56% menjadi Rp326 per saham.
  • KOBX: Naik 20,27% menjadi Rp178 per saham.

Analis melihat pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi oleh dinamika pasar reguler dan penyesuaian portofolio investor. Pelaku pasar diimbau untuk tetap mencermati pergerakan saham berkapitalisasi besar serta memperhatikan batas analisis teknikal terdekat sebelum menentukan langkah investasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses