SUMENEP, portalmadura.com – Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sumenep memilih untuk tidak mengendurkan porsi latihan para atletnya meski sedang tidak berada dalam masa kompetisi. Jeda kejuaraan justru dimanfaatkan jajaran pelatih sebagai momentum emas untuk mengasah stamina, teknik, serta pemantapan taktik bertanding secara berkelanjutan.
Langkah intensif ini diambil guna memastikan seluruh pemain tetap berada pada kondisi fisik dan mental yang optimal. Dengan konsistensi pembinaan, para atlet diharapkan siap diturunkan kapan saja ketika kalender turnamen resmi kembali bergulir.
Ketua PBVSI Sumenep, Syamsul Arifin, mengungkapkan bahwa rutinitas latihan yang terjaga merupakan kunci utama agar performa dan kualitas bertanding atlet tidak mengalami penurunan akibat minimnya atmosfer kompetisi.
“Latihan tetap berjalan secara rutin. Tujuannya agar kemampuan atlet tetap terjaga dan tidak menurun,” ujar Syamsul saat memberikan keterangan pada Selasa (28/7/2026).
Fokus Pembinaan Jangka Panjang
Lebih lanjut, Syamsul menekankan bahwa pembinaan cabang olahraga bola voli memerlukan proses yang terstruktur dan berkesinambungan, bukan sekadar persiapan instan menjelang turnamen. Oleh karena itu, materi program latihan yang diberikan di GOR A. Yani Sumenep mencakup evaluasi menyeluruh, penguatan mental bertanding, hingga penyempurnaan kerja sama tim.
Para atlet juga diimbau untuk menjadikan setiap sesi latihan sebagai sarana introspeksi diri. Hal ini penting untuk memudahkan tim pelatih dalam mengidentifikasi kekurangan serta merancang program pengembangan yang lebih presisi.
Melalui konsistensi pembinaan tanpa putus ini, PBVSI Sumenep optimistis para atlet binaannya mampu tampil maksimal dan mencatatkan prestasi memuaskan pada ajang kejuaraan mendatang.





