PortalMadura.com – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali tertekan pada perdagangan hari ini, Rabu (29/4/2026). Mata uang Garuda makin terpuruk sepanjang sesi perdagangan, dari pembukaan hingga tengah hari, seiring memanasnya kembali sentimen global akibat kebuntuan negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Berdasarkan data Bloomberg yang dipantau siang ini, rupiah melemah 81 poin atau 0,47% ke level Rp17.324 per dolar AS pada pukul 12.18 WIB — jauh lebih dalam dibanding pembukaan pagi yang sudah melemah di level Rp17.304. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat ke posisi 98,65, menekan hampir seluruh mata uang Asia.
💵 Rp17.324 per dolar AS | 📉 Melemah 81 poin (0,47%) dari penutupan kemarin
Kurs Rupiah Hari Ini di Berbagai Sesi
Pergerakan rupiah hari ini mencatat tren pelemahan yang konsisten dari pagi hingga siang. Berikut data pergerakan rupiah Rabu 29 April 2026:
Baca Juga:
| Sesi | Waktu | Kurs (Rp/USD) | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Penutupan kemarin (28/4) | Sore | Rp17.243 | – |
| Pembukaan pagi | 09.06 WIB | Rp17.275 | ▼ 32 poin (0,19%) |
| Sesi pagi lanjutan | 09.16 WIB | Rp17.304 | ▼ 61 poin (0,35%) |
| Sesi siang (terkini) | 12.18 WIB | Rp17.324 | ▼ 81 poin (0,47%) |
Kurs BCA Hari Ini – Rabu 29 April 2026
Bank Central Asia (BCA) memperbarui kurs valuta asing pada pukul 13.23 WIB. Berikut daftar kurs BCA hari ini untuk mata uang utama:
| Mata Uang | E-Rate Beli | E-Rate Jual | TT Counter Beli | TT Counter Jual |
|---|---|---|---|---|
| 🇺🇸 USD (Dolar AS) | Rp17.315 | Rp17.335 | Rp17.165 | Rp17.465 |
| 🇸🇬 SGD (Dolar Singapura) | Rp13.539 | Rp13.585 | Rp13.443 | Rp13.689 |
| 🇪🇺 EUR (Euro) | Rp20.234 | Rp20.296 | Rp20.093 | Rp20.497 |
| 🇦🇺 AUD (Dolar Australia) | Rp12.372 | Rp12.428 | Rp12.280 | Rp12.565 |
*Data kurs BCA diperbarui pada pukul 13.23 WIB, 29 April 2026. Kurs dapat berubah sewaktu-waktu.
Pergerakan Mata Uang Asia Hari Ini
Pelemahan rupiah sejalan dengan tekanan yang dialami mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS pada Rabu ini. Berikut perbandingan pergerakan mata uang Asia siang ini:
| Mata Uang | Perubahan vs USD | Status |
|---|---|---|
| 🇮🇩 Rupiah Indonesia (IDR) | ▼ 0,47% | Melemah |
| 🇵🇭 Peso Filipina (PHP) | ▼ 0,45% | Melemah |
| 🇰🇷 Won Korea Selatan (KRW) | ▼ 0,33% | Melemah |
| 🇹🇭 Baht Thailand (THB) | ▼ 0,26% | Melemah |
| 🇮🇳 Rupee India (INR) | ▼ 0,23% | Melemah |
| 🇹🇼 Dolar Taiwan (TWD) | ▼ 0,14% | Melemah |
| 🇨🇳 Yuan China (CNY) | → Stagnan | Stabil |
| 🇲🇾 Ringgit Malaysia (MYR) | → Stagnan | Stabil |
Faktor Penyebab Rupiah Melemah Hari Ini
Ada sejumlah faktor yang mendorong pelemahan rupiah pada perdagangan Rabu 29 April 2026 ini:
1. Kebuntuan Negosiasi AS dan Iran
Pengamat ekonomi mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menjelaskan bahwa upaya mengakhiri konflik antara AS dan Iran masih terhenti. Selat Hormuz yang merupakan jalur vital perdagangan energi dunia masih sebagian besar tertutup. Iran diketahui menawarkan proposal baru untuk membuka kembali selat tersebut, namun pihak Washington menolak karena proposal itu menghindari pembahasan program nuklir Iran. Kondisi ini mendongkrak harga minyak dunia sekaligus memicu penguatan dolar AS sebagai aset safe haven.
2. Antisipasi Keputusan The Fed
Pasar keuangan global hari ini sangat mencermati pertemuan Bank Sentral AS (The Fed). Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada Rabu ini. Meski begitu, ketidakpastian seputar arah kebijakan moneter AS ke depan tetap menjadi faktor yang membuat pelaku pasar berhati-hati dan mendorong aliran modal keluar dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.
3. Tekanan Korporasi Akhir Bulan
Permintaan dolar AS dari sektor korporasi untuk pembayaran dividen dan cicilan utang luar negeri pada akhir April turut menambah tekanan terhadap pasokan valas domestik. Fenomena ini kerap terjadi pada setiap akhir bulan dan memperburuk posisi rupiah dalam jangka pendek.
4. Sentimen Pasar yang Fluktuatif
Menurut Lukman, pergerakan rupiah saat ini sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar global yang bersifat on-and-off — berubah cepat mengikuti perkembangan geopolitik Timur Tengah. Kondisi ini membuat investor cenderung mengalihkan dana ke instrumen yang lebih aman, meningkatkan permintaan terhadap dolar AS.
Prediksi Kurs Rupiah Hari Ini dan Ke Depan
Analis Doo Financial Futures memproyeksikan rupiah masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di kisaran Rp17.150 hingga Rp17.300 per dolar AS untuk sesi perdagangan Rabu ini. Sementara untuk outlook bulan Mei 2026, para ahli memperkirakan stabilitas nilai tukar mulai membaik seiring meredanya siklus permintaan dolar musiman dari sektor korporasi.
Bank Indonesia dipastikan akan terus melakukan intervensi secara intensif di pasar valuta asing guna menjaga stabilitas nilai tukar dan meredam volatilitas yang berlebihan.
Range hari ini: Rp17.150 – Rp17.300 per dolar AS
Outlook Mei 2026: Potensi stabilisasi seiring berkurangnya permintaan dolar korporasi
Update Ihsg hari ini
Di pasar saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bertahan di zona hijau meski nilai tukar rupiah terus tertekan. Pada penutupan sesi pertama, IHSG menguat 8,23 poin atau 0,12% ke level 7.080,6, bergerak dalam rentang 7.063 hingga 7.116 sepanjang sesi pagi.
⚠️ Disclaimer: Informasi kurs dalam artikel ini bersifat referensi dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar. Untuk keputusan transaksi valas, selalu pantau kurs terkini melalui situs resmi Bank Indonesia di bi.go.id atau aplikasi perbankan Anda.
Pantau terus perkembangan kurs rupiah hari ini dan berita ekonomi terbaru hanya di PortalMadura.com.




