PortalMadura.com – Antisipasi terhadap ponsel lipat pertama Apple, yang santer disebut sebagai iPhone Fold atau iPhone Ultra, semakin memuncak dengan beredarnya berbagai bocoran dan rumor terbaru mengenai desain, spesifikasi, serta perkiraan jadwal rilisnya. Para pengamat industri teknologi dan leaker ternama terus memberikan gambaran yang lebih jelas tentang perangkat revolusioner ini, yang diharapkan dapat mendefinisikan ulang segmen ponsel lipat. Bocoran-bocoran ini menunjukkan bahwa Apple siap menghadirkan produk dengan desain premium, teknologi canggih, dan tentu saja, harga yang tidak main-main.
Desain dan Tampilan: Perpaduan Inovasi dan Elegan
Wujud asli iPhone lipat mulai terkuak melalui dummy unit dan render berbasis CAD yang banyak beredar di media sosial dan situs teknologi.
Sebagian besar bocoran menunjukkan perangkat ini mengadopsi desain bergaya buku (book-style fold), mirip dengan lini Galaxy Z Fold milik Samsung.
Ketika dilipat, layar eksternal atau ‘cover display’ diperkirakan berukuran sekitar 5,5 inci.
Saat dibuka penuh, perangkat ini akan menampilkan layar utama yang lebih besar, sekitar 7,8 inci, menyerupai ukuran iPad mini.
Beberapa laporan menyebutkan ukuran layar internal bahkan bisa mencapai 7,76 inci dengan resolusi 2.713 x 1.920 piksel.
Ketebalan menjadi salah satu fokus utama Apple, dengan rumor yang menyebutkan iPhone Fold bisa setipis 4,5 mm saat dibuka dan sekitar 9 mm hingga 9,5 mm saat ditutup.
Ini akan menjadikannya perangkat Apple tertipis, bahkan lebih tipis dari iPad Pro 12,9 inci.
Apple juga dikabarkan menghindari layar dalam berbentuk persegi, merancangnya agar saat dibuka, layar berada dalam mode landscape untuk kompatibilitas aplikasi iPad yang lebih baik.
Teknologi Layar dan Engsel: Minim Lipatan, Maksimal Durabilitas
Salah satu tantangan terbesar ponsel lipat adalah bekas lipatan di layar utama, namun Apple diklaim telah mengembangkan teknologi canggih untuk mengatasi masalah ini.
Teknologi layar tanpa lipatan yang nyaris tak terlihat saat dibuka penuh menjadi nilai jual utama yang disorot.
Paten Apple yang diajukan pada Mei 2024 menunjukkan desain engsel inovatif yang menggunakan “pelat sinkronisasi” dan “klip gesek” untuk gerakan lipatan yang mulus dan terpadu.
Engsel ini juga dirancang dengan beberapa tautan yang menciptakan cekungan melengkung lembut bagi layar, secara signifikan mengurangi lekukan layar.
Beberapa paten lain juga menunjukkan Apple telah bereksperimen dengan mekanisme engsel yang melibatkan panel yang dapat ditarik untuk menutupi celah antara dua bagian housing layar, lebih jauh meminimalkan lipatan.
Laporan lain menyebutkan Apple mengembangkan engsel generasi baru yang mendistribusikan tekanan secara merata dan mampu menahan buka-tutup hingga ratusan ribu kali.
Fitur Unggulan dan Spesifikasi Internal
iPhone Fold diperkirakan akan ditenagai oleh chipset terbaru Apple, kemungkinan chip A20 Bionic berbasis proses 2nm TSMC, menawarkan peningkatan performa dan efisiensi daya yang signifikan.
Perangkat ini juga diprediksi akan memiliki RAM 12GB dan kapasitas penyimpanan hingga 1TB.
Sistem kamera belakang disebut akan memiliki dua lensa 48 MP (wide-angle dan ultrawide), mirip dengan model iPhone standar, tanpa lensa Telefoto karena keterbatasan ruang.
Kamera depan di layar internal kemungkinan menggunakan teknologi kamera di bawah layar (Under-Display Camera) untuk tampilan yang bersih tanpa notch atau punch-hole, sementara layar luar mungkin memiliki desain hole-punch kecil.
Menariknya, iPhone Fold tidak akan menggunakan Face ID; sebagai gantinya, Apple akan mengandalkan sensor sidik jari Touch ID yang terintegrasi pada tombol power.
Fitur ini akan berfungsi untuk membuka kunci perangkat dan verifikasi Apple Pay.
Untuk konektivitas, Apple diprediksi menghadirkan dukungan jaringan lengkap mulai dari 5G SA, NSA, Sub-6, hingga mmWave.
Perkiraan Harga dan Jadwal Rilis
Apple telah mengerjakan iPhone lipat selama bertahun-tahun, dengan rumor yang beredar lebih dari satu dekade.
Sebagian besar sumber saat ini mengarahkan pada peluncuran pada musim gugur 2026, kemungkinan bersamaan dengan lini iPhone 18 Pro.
Beberapa analis bahkan berspekulasi bahwa pengiriman perangkat mungkin baru dimulai pada Desember 2026 atau awal 2027 karena potensi masalah manufaktur.
Harga iPhone lipat ini diproyeksikan akan berada di segmen premium, jauh di atas model iPhone Pro Max saat ini.
Perkiraan harga bervariasi antara US$2.000 hingga US$2.900, atau sekitar Rp 33,5 juta hingga Rp 49,9 juta, tergantung kapasitas penyimpanan.
Analis Fubon Research, Arthur Liao, memprediksi harganya mencapai 2.399 dolar AS atau sekitar Rp 40 juta, lebih mahal dari Samsung Galaxy Z Fold 7.
Varian tertinggi 1TB bahkan disebut bisa mencapai Rp 49,3 juta di pasar China.
Meskipun demikian, Apple belum memberikan pernyataan resmi mengenai iPhone Fold, dan semua informasi ini masih bersifat spekulatif.





