PortalMadura.com

Ancam Keselamatan Penerbangan, Relokasi SMA PGRI Dibahas Pekan Depan

  • Kamis, 28 April 2016 | 18:51
Ancam Keselamatan Penerbangan, Relokasi SMA PGRI Dibahas Pekan Depan
Ist. Dok. SMA PGRI Sumenep
Loading...

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pekan depan, Senin (2/5/2016) akan menggelar rapat untuk membahas rencana relokasi bangunan SMA PGRI yang tercatat sebagai salah satu obstacle di Bandara Trunojoyo setempat.

“Secara informal, kami sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk pihak SMA PGRI untuk membicarakan rencana relokasi bangunan SMA PGRI. Pembahasan secara formal akan dilaksanakan pada pekan depan,” terang Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep,  Moh Fadillah, Kamis (28/4/2016).

Ia mengaku telah menerima surat pemberitahuan sekaligus permintaan secara resmi dari pengelola Bandara Trunojoyo terkait bangunan SMA PGRI yang menjadi obstacle bagi keselamatan penerbangan pesawat.

“Untuk itu, bangunan SMA PGRI itu harus direlokasi, karena posisinya terlalu dekat dengan ujung landas pacu pesawat di Bandara Trunojoyo,” urainya.

Baca Juga:  Babinsa Manding Ikut Serta Sweeping Sambungan Jalur Listrik Illegal Bersama PLN

Sebab, lanjutnya, tahun ini ada program dari Kementerian Perhubungan untuk menambah fasilitas di Bandara Trujoyo, yakni perpanjangan dan pelebaran landas pacu pesawat.

“Tahun ini pelaksanaan perpanjangan landas pacu itu harus selesai, maksimal Nopember,” terangnya.

Terpisah, Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo Sumenep, Wahyu Siswoyo, menjelaskan landas pacu pesawat akan diperpanjang dari 1.130 meter menjadi 1.600 meter dan diperlebar dari 23 meter menjadi 30 meter.

“Proyek ditarget selesai pada November 2016, karena awal tahun 2017, Bandara Trunojoyo akan dilandasi pesawat komersial dengan kapasitas 70 penumpang,” tukasnya. (arifin/har)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional