oleh

Anggota DPRD Pamekasan Minta Pemkab Perhatikan Nasib Guru Non Kategori

PortalMadura.Com, Pamekasan – Anggota DPRD Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Ismail, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk memerhatikan nasib guru non kategori yang selama ini mendapatkan honor tidak manusiawi.

Politisi Demokrat itu mengatakan, sektor pendidikan yang masuk dalam visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) harus memerhatikan kesejahteraan guru non kategori pada realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020.

“Karena hal itu sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Permintaan kami agar guru-guru itu diperhatikan, apalagi sudah mengabdi cukup lama,” katanya, Sabtu (2/11/2019).

Ketua Komisi III DPRD Pamekasan ini melanjutkan, guru memiliki kontribusi besar dalam mencerdaskan anak bangsa yang akan menjadi pemimpin di masa-masa yang akan datang. Selain dari sisi kecerdasan intelektual, tanggung jawab guru juga mendidik emosional dan spiritual anak yang tugasnya tidak mudah.

Loading...

Baca Juga : Pilkades Serentak 2019, Ploting Personel Disesuaikan dengan Tingkat Kerawanan

Namun ironisnya, guru yang mempunyai tanggung jawab berat itu tidak sebanding dengan kesejahteraan yang mereka terima selama ini. Karena tidak sedikit dari guru non kategori yang hanya menerima honor Rp 200 ribu atau bahkan ada yang hanya Rp 50 ribu per bulan.

“Bayangkan guru yang mendapat upah Rp 200 ribu itu jika dibagi 25 hari hanya 8 ribu rupiah setiap harinya. Cukup memprihatinkan, makanya kami minta agar ini diperhatikan, karena kami kira anggaran kita cukup untuk mengatasi hal tersebut,” pungkasnya.


Penulis : Marzukiy
Editor : Putri Kuzaifah


Berita PortalMadura
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE