oleh

APBD Pamekasan Terserap Separuh, Anggota DPRD Nilai Pemkab Lamban

PortalMadura.Com, Pamekasan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Harun Suyitno, menilai kinerja pemerintah daerah lamban. Sebab, memasuki akhir tahun 2019 Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hanya terserap sekitar 50 persen saja.

Harun mengaku, dari APBD Kabupaten Pamekasan tahun 2019 sebesar Rp 2,1 triliun saat ini yang terserap sekitar Rp 1,1 triliun atau sekitar 50 persen. Hal itu akibat dari banyaknya program pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum terlaksana.

“Pemerintah daerah harus bisa meningkatkan kinerjanya, karena tahun anggaran 2019 sudah tersisa empat bulan lagi. Serapan 50 persen itu cukup lambat,” katanya, Rabu (11/9/2019).

Loading...

Baca Juga: Pilkades Palengaan Daya Kisruh, Pendukung Calon Sempat Diamankan

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menambahkan, pihaknya tidak yakin realisasi anggaran akan terserap secara keseluruhan apabila tidak ada tekanan dari masyarakat kepada instansi terkait. Karena hal serupa terjadi pada tahun 2018 yang tidak mampu melaksanakan programnya dengan baik.

“Saya berharap agar pemkab tidak mengulangi kejadian tahun 2018 yang tidak mampu menyerap anggaran secara keseluruhan yang banyak kegiatan menumpuk di akhir tahun. Ini semoga tidak terjadi lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Pamekasan, Totok Hartono, berjanji akan segera berkoordinasi dengan semua OPD agar memaksimalkan kinerjanya. Sehingga semua program terlaksana dengan baik demi pembangunan di bumi Gerbang Salam.


Penulis: Marzukiy
Editor: Desy Wulandari


Berita PortalMadura
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE