PortalMadura.Com – Salah satu syarat sahnya salat yaitu menghadap arah kiblat. Oleh karena itu, umat Muslim di mana pun berada, harus menghadap ke arah kiblatnya. Lalu, bagaimana jika seseorang tersesat atau bingung dengan arah kiblatnya?.
Tenang saja, sekarang ini ada banyak aplikasi yang membantu seseorang menentukan arah kiblat. Tapi selain itu, ada cara lain yang tentunya lebih mudah ketika ingin mengetahui kiblat yang sebenarnya, bahkan tanpa menggunakan aplikasi tambahan.
Dilansir PortalMadura.Com, Selasa (12/4/2022) dari laman Liputan6.com, cukup dengan memakai Chrome, seseorang bisa menentukan arah kiblat. Buat Anda yang belum tahu, simak paparannya berikut ini:
1. Ketik Qibla Finder Google di Chrome pada smartphone Anda.
2. Pilih setelan bahasa yang Anda kehendaki. Misalnya, pilih English untuk menyetel bahasa Inggris.
3. Ketuk pada tombol Let’s go / Mulai. Akan muncul pemberitahuan bahwa layanan ini memerlukan izin akses ke kamera dan lokasi.
4. Untuk memberikan izin, ketuk pada tombol Got it / Mengerti. Selanjutnya akan muncul pemberitahuan bahwa Anda harus menyesuaikan lokasi Anda saat ini.
5. Ketuk pada tombol Got it / Mengerti. Berikutnya, kamera akan otomatif aktif dan Anda harus mengarahkan kamera ke permukaan lantai / tanah, lalu mencari arah kiblat sesuai dengan jarum kompas di Qibla Finder.
6. Pastikan lingkaran kecil berada di tengah-tengah dan ia tegak lurus dengan arah jarum kompas. Dalam proses penyesuaian arah, akan muncul tanda panah khayal. Saat arah kiblat sudah sesuai, tanda panah itu akan hilang.
Catatan
Google menggunakan lokasi Kabah dengan koordinat garis lintang 21.4224779 dan garis bujur 39.8251832. Koordinat Kabah dibandingkan dengan posisi Anda sesuai dengan yang terbaca di GPS. Penentuan arah dilakukan dengan Rumus Haversine yang lazim dipakai di sistem navigasi.