oleh

Begini Cara Pilih Makanan yang Baik dalam Islam

PortalMadura.Com – Islam merupakan salah satu agama yang mengajarkan tentang perjalanan hidup, mulai dari hal sederhana hingga masalah yang sulit sekalipun. Salah satu kegiatan sederhana yang tidak luput dari perhatian ajaran Islam, yaitu tentang cara memilih makanan dan adab makan.

Ajaran ini pun sering disebut-sebut dalam Alquran dan Hadis. Seperti firman Allah: ”Makanlah di antara rezeki yang baik yang telah Kami berikan kepadamu, dan janganlah melampaui batas, yang menyebabkan kemurkaan-Ku menimpamu. Dan barang siapa yang ditimpa kemurkaan-Ku, maka sesungguhnya binasalah dia” (QS Thaahaa : 81).

Melansir dari laman Republika.co.id, Selasa (3/9/2019), makanan yang Anda konsumsi setiap harinya sepertinya memang sangat banyak diperhatikan Alquran dan hadis. Di dalam beberapa ayat Alquran pun Anda disuruh untuk mengonsumsi makanan yang halal dan baik. Selain itu, dalam banyak hadis, Rasulullah juga menganjurkan dan mengatur bagaimana Anda bersikap terhadap makanan, baik itu cara makannya maupun batas kuantitas yang Anda makan.

”Janganlah seseorang di antara kamu sekali-kali makan dengan tangan kiri dan jangan pula sekali-kali minum dengan tangan kirinya, karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya” (HR Muslim).

Bahkan, dalam beberapa hadis juga disebutkan bahwa Rasulullah tidak pernah mencela makanan apalagi sampai membuangnya. Jika Rasulullah menyukai makanan tersebut, maka beliau akan memakannya. Namun, bila Rasulullah tidak senang terhadap makanan yang ada di depannya, maka makanan tersebut tidak dimakannya.

Perlu umat Islam ketahui, sebenarnya ada empat tipologi makanan yang masuk ke lambung melalui mulut Anda sehari-hari. Pertama, makanan yang haram zatnya dan haram pula cara memperolehnya. Kedua, makanan yang haram zatnya tetapi halal cara memperolehnya. Ketiga, makanan yang halal zatnya tetapi haram cara memperolehnya. Dan yang keempat, makanan yang halal zatnya dan halal pula cara memperolehnya. Pilihan yang terbaik dan paling baik tentu saja tipologi yang keempat.

Loading...

Baca Juga: Muslim Wajib Tahu, Ini Pentingnya Makanan Yang Halal dan Thayyib Untuk Kesehatan

Selain empat tipologi di atas, tentu sejak kecil Anda diajari doa ketika mau makan, seperti yang diajarkan Rasulullah: “Allahumma barik lana fi ma razaqtana waqina adzabannar. (Ya Allah, berkahilah kami pada rezeki (makanan) yang telah Engkau berikan kepada kami dan jauhkanlah kami dari siksaan api neraka)”.

Jika dicermati dengan baik, alangkah indahnya dan mengandung filosofi yang tinggi doa yang diajarkan Rasulullah itu. Ada berkah Allah, ada rezeki (makanan), dan ada siksaan api neraka.

Lantas, mengapa doa tersebut diakhiri dengan ”Jauhkanlah kami dari siksaan api neraka”?. Hal itu berarti ada sebuah benang merah yang membuat korelasi antara makanan yang masuk ke dalam lambung Anda dan azabannar (siksa api neraka). Korelasi tersebut tampak benar dari cuplikan ayat di atas. Maka dari itu, bila Anda salah dalam memilih makanan atau tidak mengikuti adab makan yang benar, maka Anda akan mendapatkan siksa api neraka.

Anda juga diajarkan untuk berhenti makan sebelum kenyang. Sikap dan sifat melampaui batas dalam memakan suatu makanan ini dapat Anda kaji dalam kehidupan Anda sehari-hari. Apabila tubuh Anda kelebihan zat-zat yang tidak diperlukan, maka zat-zat itu dapat menjadi racun dalam metabolisme tubuh Anda.

Lalu, bagaimana dengan cara makan yang baik dan makanan mana yang masuk ke lambung?. Tentu hanya Anda sendiri yang tahu akan hal tersebut dan pasti pula Anda akan memilih dan mengikuti petunjuk Allah SWT agar bisa terhindar dari murka Allah. Wallahu A’lam.


Rewriter : Salimah
Sumber : republika.co.id
whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar