PortalMadura.com–Brooklyn Beckham akhirnya memecah keheningan terkait rumor retaknya hubungan dengan orang tuanya, Victoria dan David Beckham. Melalui unggahan di Instagram Story pada Senin (19/1/2026), putra sulung pasangan selebriti itu secara tegas menyatakan tidak ingin berdamai dengan keluarganya dan menolak narasi bahwa ia dikendalikan oleh sang istri, Nicola Peltz-Beckham.
“Saya tidak ingin berdamai dengan keluarga saya,” tulis Brooklyn, menegaskan sikapnya setelah bertahun-tahun isu keretakan keluarga Beckham mencuat di media. Ia menambahkan, “Saya tidak sedang dikontrol—saya justru berdiri untuk diri saya sendiri untuk pertama kalinya dalam hidup.”
Pria kelahiran 4 Maret 1999 ini mengklaim selama ini orang tuanya lebih fokus mempertahankan citra publik keluarga Beckham daripada menjaga hubungan yang autentik. Menurutnya, unggahan kebersamaan keluarga di media sosial hanyalah “performatif” dan dibangun demi menjaga merek “Beckham” tetap sempurna di mata dunia.
“Cinta dalam keluarga kami diukur dari seberapa sering kamu muncul di foto atau seberapa cepat kamu meninggalkan pekerjaanmu demi sesi pemotretan keluarga,” ujarnya, menggambarkan tekanan yang ia rasakan sejak kecil.
Brooklyn juga menyinggung momen-momen menyakitkan menjelang pernikahannya dengan Nicola pada 2022. Ia mengungkap bahwa Victoria sempat membatalkan pembuatan gaun pengantin Nicola melalui labelnya sendiri—meski sebelumnya pihak Nicola menyatakan pembatalan itu karena keterlambatan produksi, bukan alasan personal.
Lebih jauh, Brooklyn menceritakan insiden memalukan saat resepsi pernikahan mereka. Sang ibu, katanya, “membajak” momen dansa pertama pasangan pengantin—yang telah dipersiapkan berminggu-minggu—dengan menari “secara tidak pantas” di depan tamu undangan. “Saya belum pernah merasa lebih tidak nyaman atau dipermalukan seumur hidup,” tulisnya.
Karena trauma tersebut, Brooklyn dan Nicola akhirnya menggelar upacara vow renewal (pembaruan janji nikah) tanpa kehadiran keluarga Beckham, demi menciptakan kenangan baru yang positif.
Brooklyn juga membantah anggapan bahwa Nicola mengendalikannya. Justru sebaliknya, ia menyebut dirinya tumbuh dalam kontrol ketat orang tua yang membuatnya hidup dengan kecemasan kronis. “Setelah saya memilih keluar, kecemasan itu hilang,” ungkapnya.
Hingga Rabu (21/1/2026), baik Victoria maupun David Beckham belum memberikan pernyataan resmi menanggapi curhatan putranya yang viral di media sosial.





