oleh

Bupati Sumenep Tandatangani Kerjasama MTC Dengan Pemerintah Perancis

PERANCIS (PortalMadura) – Setelah melalui pembahasan dan diskusi yang cukup panjang serta melelahkan, antara Brest Metropole dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta Pemerintah Kabupaten Sumenep, maka ada beberapa hal yang menjadi kesepakatan kedua belah pihak.

Dalam kesepakatan itu disebutkan, bahwa kedua belah pihak, dalam mendukung realisasi pembentukan Maritim Tradition Center (MTC) di Pulau Sepanjang , Kecamatan Sapeken, Sumenep, harus saling menjaga kometmen, khususnya dalam bentuk kerjasama program MTC tersebut.

Yang pertama, adalah perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat setempat, baik berupa pelestarian konservasi alam, pemanfaatan energy terbaru serta pengelolaan pariwisata laut. Targetnya tentu mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Adapun program kegiatan yang akan ditelorkan antara lain, memberdayakan masyarakat pesisir dan ekonomi lokal, antara lain melalui ;

1. Melindungi wilayah pesisir dan melakukan konservasi terhadap daerah yang mengalami kerusakan.

2. Membantu meningkatkan kehidupan masyarakat pesisir, melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya laut.

Kedua, perlu merealisasikan adanya Pusat Monitoring Kelautan (Ocean Monitoring Center) yang akan bekerjasama dengan Kementerian Perikanan dan Kelautan, yang kemungkinan di tempatkan di Surabaya.

Program kegiatannya, antara lain ;

1. Membangun pusat center oceanografi dengan kelengkapan radar yang akan melakukan penelitian terhadap gelombang laut dan angin serta melakukan pemetaan terhadap potensi perikanan, dan wilayah pesisir.

2. Memberikan informasi data yang bisa digunakan untuk melihat dampak kerusakan dan pencemaran lingkungan di wilayah laut.

3. Memberikan informasi data kepada masyarakat dan stakeholder berkenaan dengan pemanfaatan potensi laut

Secara teknis operoasional  pelaksanaan kegiatan tersebut, akan berada pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah.

Untuk langkah pertama, akan dibentuk Steering Commitee. Di dalamnya, beranggotakan dari unsur Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Sumenep, akademisi,  dan  Tenaga Ahli dari Brest Metropole untuk dapat membuat pelaksanaan secara detail dilapangan termasuk menyusun anggaran pembiayaan program kegiatan dilapangan.

Sedangkan pelaksanaan kegiatan tersebut, akan dimulai sekitar bulan April pada tahun 2014 sampai dengan tahun 2016 dan akan dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kegiatan dilapangan.

Sebagai payung hukum (Legal Standing) pelaksanaan operasional dilapangan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan mengatur melalui Surat Keputusan Gubernur. Sedangkan untuk Pemerintah Kabupaten Sumenep akan diatur  melalui Surat Keputusan Bupati Sumenep.

Adapun pihak Brest Metrople dalam mendukung program ini, akan memberikan  dukungan tenaga ahli dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia. Mengupayakan  dukungan pendanaan dalam program kegiatan tersebut.  Tentu adanya sharing dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Dalam program tersebut, pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Sumenep telah melakukan penandatangan kesepakatan dengan pihak Brest Metropole.

Provinsi Jawa Timur, diwakili oleh Biro Kerjasama. Sedangkan Pemerintah Kabupaten Sumenep, secara langsung oleh Bupati Sumenep, A Busyro Karim. Sedangkan dari pihak Brest Metropole oleh Michael Morvant selaku Direktur Operasional dan Vabiane Valle. Lalu, apa kata Bupati Sumenep, A Busyro Karim?. terus ikuti perjalanan orang nomor satu di Sumenep ini melalui www.portalmadura.com.(tim redaksi)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE