oleh

Curi Uang Tagihan Reking Listrik, Maling Babak Belur Diamuk Warga

PortalMadura.Com, Pamekasan – Seorang laki-laki berinisial AS warga Desa Kolelah, Kecamatan Kadur, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, babak belur dihajar massa setelah ketahuan mencuri uang di rumahnya Minto warga Desa Bulay Kecamatan Galis, Sabtu (19/1/2019).

Berdasarkan informasi yang dirangkum PortalMadura.Com, pria yang diduga maling itu beraksi saat kondisi rumah kosong lantaran pemiliknya sedang belanja ke pasar. Tetapi, aksinya belum selesai, pemilik rumah sudah datang dan mendapati pintu dapur belakang dalam kondisi terbuka.

“Karena terbuka, pemiliknya curiga. Ia langsung masuk dari pintu dapur juga. Alangkah terkejutnya, kondisi dapur dan rumahnya berantakan. Kemudian lagi melihat seorang pria tidak dikenal menenteng plastik, sehingg ia langsung berteriak maling,” ujar salah satu warga, Hasan.

Menurutnya, pria diduga maling itu kemudian berlari dengan mengendarai sepeda motor miliknya. Namun apes tetap menimpanya, sebab setelah berjalan beberapa meter, motor yang ditumpangi itu kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM). Sehingga dengan mudah warga menangkapnya, bahkan ada sebagian warga menghadiahi balok kepada pria tersebut hingga kepalanya mengeluarkan darah.

Aksi main hakim sendiri tidak berlangsung lama, sebab beberapa menit kemudian petugas dari Polsek setempat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk meredam amarah warga. Sehingga, pria tersebut dibawa ke Polsek Galis dan selanjutnya diamankan di Mapolres Pamekasan untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga: Produk UMKM Pamekasan Tak Ditemukan di Supermarket

Adapun plastik yang sebelumnya berhasil dibawa kabur pria itu adalah uang pembayaran rekening listrik warga lengkap dengan rekening listriknya. Tetapi jumlahnya belum diketahui, hanya saja terdapat recehan 5 ribu, 10 ribu hingga 20 ribu rupiah.

Kapolsek Galis IPTU Barid Fauzan membenarkan adanya aksi pencurian itu. Pria itu berhasil membawa uang korban sebelum akhirnya ditangkap oleh warga. “Ya benar bukan pencurian sepeda motor tetapi pencurian uang,” terangnya. (Marzukiy/Putri)