oleh

DPRD Sumenep Minta Pekerjaan Renovasi Pasar Tradisional Diperketat

Bayar pajak itu wajib

PortalMadura.Com, Sumenep – Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Badrul Aini meminta pekerjaan proyek renovasi pasar tradisional di tiga kecamatan itu diawasi dengan ketat agar pekerjaannya sesuai harapan. Sebab, pekerjaan renovasi pasar tradisional di Kecamatan Ganding masih kisaran 10 persen, Lenteng kisaran 60 persen dan Raas masih belum diketahui.

“Kami menginginkan pembangunan renovasi pasar tradisional itu sesuai dengan juknis yang ada, sehingga kualitas pekerjaannya bagus,” kata Badrul Aini, Senin (28/10/2019).

Ia menyampaikan, pekerjaan proyek itu tidak boleh dikerjakan asal-asalan, karena berdampak pada kualitas pekerjaan dan bisa berimplikasi pada hukum. Jangan sampai terjadi campuran pasir dan semen yang tidak sesuai dengan spesifikasi.

“Kami tidak ingin proyek pemerintah hanya terkesan jadi bancakan. Makanya pengawasan itu sangat penting,” jelasnya.

Loading...

Baca Juga: Kerjasama Besar! Gojek, Portal Madura & Komunitas Senyum Desa Kolaborasi di…

Sementara itu, Kepala Disperindag Sumenep, Agus Dwi Saputra mengatakan, tiga pengerjaan pasar itu belum selesai dan terus dikerjakan. Ia mengaku terus melakukan pemantauan terhadap pekerjaan proyek miliaran rupiah itu.

“Kami terus pantau pekerjaannya, kalau yang di Ganding memang SPK (Surat Perintah Kerja) nya baru keluar Agustus 2019,” papar Agus.

Kendati demikian, lanjut Agus, pihaknya optimis pembangunan pasar tradisional itu selesai sebelum masa kontrak kerja berakhir.

“Waktunya kan masih panjang. Kami optimis, tahun 2019 selesai semua,” tuturnya.


Penulis : Samsul Arifin
Editor : Desy Wulandari


Berita PortalMadura
Loading...

Komentar