oleh

Dugaan Korupsi, Mantan Pejabat di Dua Dinas Ini Ditahan Kejari Bangkalan

PortalMadura.Com, Bangkalan – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan, Madura Jawa Timur, menetapkan dua tersangka pada kasus pengadaan kambing etawa, Jumat (2/8/2019).

Keduanya langsung dilakukan penahanan, yakni mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan, Moel Yanto Dahlan dan mantan Kepala BPKAD Bangkalan, Syamsul Arifin.

Kepala Kejaksaan Negeri Bangkalan, Badrut Tamam menjelaskan, penetapan kedua tersangka tersebut pada dugaan tindak pidana korupsi bantuan keuangan untuk pengembangan BUMDes pada program pengadaan kambing etawa tahun anggaran 2019.

Baca Juga : Gagal Live Madura FC vs Persik Kediri, Suporter Diminta Banjiri Stadion Ahmad Yani

Penetapan tersangka tersebut berdasarkan alat bukti yang cukup dengan kerugian negara mencapai Rp 9 miliar. “Alat bukti sudah cukup,” terangnya.

Loading...

Sebelum ditetapkan tersangka, keduanya menjalani pemeriksaan intensif sebagai saksi. Kemudian tim penyedik melakukan rapat. “Dan hari ini kami tetapkan sebagai tersangka dan ditahan,” tegasnya.

Kedua tersangka diancam hukuman 20 tahun penjara. Penyidik menjerat dengan Pasal 2 dan 3, tentang tindak pidana korupsi.(*)

Baca Juga :

Penulis : Imron
Editor : Putri Kuzaifah
Berita PortalMadura
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE