PortalMadura.com – Masyarakat Dusun Tanggungan, Desa Bragang, Kecamatan Klampis, Kabupaten bangkalan, Jawa Timur, digegerkan oleh penemuan seorang bayi laki-laki yang telantar di bawah pohon mangga pada Kamis (2/7/2026) sore sekitar pukul 17.39 WIB. Bayi malang tersebut diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya sesaat setelah dilahirkan ke dunia.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mengonfirmasi insiden memprihatinkan tersebut. Menurut keterangannya, penemuan ini berawal saat warga setempat curiga mendengar suara tangisan bayi yang berasal dari area pekarangan rumah.
Saat menelusuri sumber suara, warga mendapati seorang bayi dalam posisi tergeletak di bawah pohon mangga. Ketika ditemukan, kondisi bayi malang itu masih berlumuran darah, terbungkus selembar kain berwarna kuning, serta masih memiliki tali pusar dan plasenta yang menempel utuh pada tubuhnya.
Melihat kondisi tersebut, warga segera mengevakuasi dan membawa bayi itu ke bidan desa terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis pertama.
Kondisi Bayi Dinyatakan Sehat
Pihak kepolisian memastikan bahwa bayi laki-laki tersebut kini sudah dalam penanganan medis yang tepat. Setelah dibersihkan dan dirawat oleh bidan desa, kondisi kesehatannya dilaporkan stabil.
“Bayi dalam kondisi sehat. Untuk berat bayi tercatat 3,6 kilogram,” ujar Ipda Agung Intama saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis (2/7/2026).
Polisi Buru Pelaku Pembuangan
Hingga saat ini, aparat kepolisian dari Polres Bangkalan masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap identitas orang tua yang tega membuang darah dagingnya sendiri. Muncul dugaan kuat bahwa bayi tersebut merupakan hasil hubungan terlarang, sehingga pelaku sengaja membuangnya untuk menghilangkan jejak.
Selain fokus mengejar pelaku, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bangkalan untuk memastikan perawatan, perlindungan, dan penanganan hak-hak asuh anak tersebut ke depannya.





