oleh

Geliat Pandai Besi di Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan (Part-1)

Produk Diberi Cap Tiga Bintang, Pemasaran Masih Terpusat di Pasar Tradisional

PortalMadura.Com, Bangkalan – Lupakan sejenak pemahaman clurit sebagai senjata yang identik dengan carok. Sebagai salah satu warisan budaya, identitas clurit memang telah dikenal luas. Usaha pembuatan clurit serta peralatan tajam lainnya masih bertahan di Kabupaten Bangkalan. Geliat pandai besi di Kota Salak masih bisa dijumpai di Kecamatan Galis.

Dentuman palu berkali-kali terdengar bersautan dari setiap tempat pengrajin pandai besi. Suara khas yang terkesan berirama monoton telah menjadi ‘nyanyian keseharian’ penduduk Dusun Timur Sumber, Desa Longkek, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Desa Longkek termasuk dalam wilayah Kecamatan Galis. Terdapat tiga dusun di wilayah administratif Desa Longkek, yakni Dusun Timur Sumber, Dusun Barat Sumber, dan Dusun Mucangan. Nama Dusun Timur Sumber dan Dusun Barat Sumber diambil dari sumber mata air yang letaknya di belakang kantor Polsek Galis. Sumber air biasanya digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum, mandi, mencuci, dan lain sebagainya.

Loading...

Kecamatan Galis diapit oleh Kecamatan Blega (sebelah utara) dan Kecamatan Tanah Merah (sebelah selatan). Dari pusat kota Bangkalan, jarak tempuh menuju Kecamatan Galis sejauh 25 kilometer. Jika dalam hitungan waktu, lama perjalanan ditempuh sekitar 30 hingga 45 menit.

Pagi itu PortalMadura.Com mendatangi salah satu lokasi pandai besi di Dusun Timur Sumber, tepatnya milik Abdus Salam (35). Usai sesi wawancara yang berlangsung di musholla kecil, Salam mengajak untuk melihat lokasi pandai besi yang letaknya bersebelahan dengan kediamannya. Tampak dua pekerja sedang menyelesaikan pembuatan clurit berukuran sedang.

Dusun Timur …


Penulis : Agus Hidayat
Editor : Putri Kuzaifah


Berita PortalMadura
Loading...

Komentar