PortalMadura.com– Pulau Dewata diguncang gempa bumi tektonik yang dirasakan cukup kuat oleh masyarakat pada Rabu, 7 Oktober 2026 pagi. Getaran yang terjadi secara tiba-tiba ini sempat memicu kepanikan warga di berbagai wilayah Bali untuk berhamburan keluar rumah demi menyelamatkan diri.
Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pada pagi hari WIB dengan pusat kedalaman dan kekuatan yang termonitor oleh alat pencatat gempa. Meski guncangan dirasakan cukup nyata selama beberapa detik, hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Imbauan dan Penanganan Cepat
Pihak BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu atau informasi yang tidak jelas sumbernya. Warga juga diminta untuk memeriksa kondisi tempat tinggal masing-masing guna memastikan tidak ada kerusakan struktural yang dapat membahayakan keselamatan sebelum kembali beraktivitas di dalam ruangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus memantau situasi di lapangan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengumpulkan data menyeluruh terkait dampak gempa di seluruh kabupaten/kota di Bali.





