oleh

Gizi Buruk Landa Suku Asmat, 25 Anak Meninggal Dunia

PortalMadura.Com, Jakarta – Presiden Joko Widodo memerintahkan jajaran terkait untuk segera turun ke lapangan menyelesaikan kejadian luar biasa campak dan gizi buruk yang terjadi di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, dalam beberapa bulan terakhir.

“Kita sudah kirim tim berapa hari lalu atau minggu lalu. Sudah mulai September masuk ke sana,” ujar Presiden RI Joko Widodo, pada Minggu (14/1/2018), dilansir Anadolu.

Dirinya juga telah mengirimkan bantuan makanan. Namun, dia mengakui banyak kendala yang dihadapi, mulai dari medan yang sulit, biaya yang tinggi, hingga jarak tempuh yang cukup jauh.

“Perjalanan ada rawa, di situ harus naik boat 2 sampai 3 jam untuk biaya ada Rp 3 sampai Rp 4 juta. Ini sebuah kendala yang memang sangat menghambat,” tambah dia.

Oleh karena itu, Presiden meminta pemerintah daerah setempat berperan aktif memeriksa dan mengawasi kondisi kesehatan masyarakatnya sehingga penyebaran penyakit dapat dicegah dengan cepat.

“Pemda yang dekat selalu memantau, melihat, mengelilingi terus daerah-daerah yang diperkirakan terjangkit penyakit, atau gizi buruk,” ujar Presiden.

Akibat imunisasi tidak optimal, campak dan gizi buruk melanda suku Asmat di Distrik Agats, Papua. Dalam beberapa bulan terakhir ada sekitar 25 anak meninggal dunia. (AA)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE