oleh

Guys, Ini 5 Tanda Mobil Bekas Banjir yang Perlu Anda Ketahui

Bayar pajak itu wajib

PortalMadura.Com – Membeli mobil bekas (mobkas) tentu harganya jauh berbeda dengan mobil baru. Namun, yang perlu diperhatikan dan dihindari yaitu saat akan membeli mobil bekas banjir. Karena akan mendatangkan kerugian yang cukup besar, meskipun sudah dilakukan servis oleh pemilik sebelumnya.

Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui ketika akan membeli mobil bekas banjir, agar Anda tidak menyesal di kemudian hari. Lantas bagaimana cara mendeteksinya?

Berikut ini penjelasannya:

Cek Lokasi Asal Mobil
Hal terpenting dan merupakan yang sangat mendasar, Anda dapat mencoba mengorek informasi dari STNK dengan melihat alamat pemilik sebelumnya, untuk mencari tahu daerah tempat tinggal sang pemilik merupakan salah satu lokasi rawan banjir atau tidak. Memang tidak semua mobil di daerah rawan banjir pasti pernah terendam, tapi hal ini harus menjadi pertimbangan.

Cium Aroma Mobil
Cara berikutnya yaitu dengan memasuki area kabin karena salah satu tanda bekas banjir yang paling sukar dihilangkan yaitu bau atau aroma tidak sedap di sektor kabin.

Apabila tercium aroma tidak wajar, seperti bau apek atau bau wangi berlebihan hasil dari penggunaan zat penghilang bau kabin, pewangi ruangan kabin atau bau kopi (yang dipercaya menghilangkan aroma tidak sedap), juga bisa menjadi indikasi bahwa mobil tersebut pernah terendam banjir.

Loading...

Cek Interior Kabin
Pengecekan berikutnya yang bisa Anda lakukan yaitu pada sektor bagasi mobil hingga ke balik karpetnya, dimana sebagian mobil menyimpan ban cadangan di dalamnya, karena daerah tersebut juga termasuk yang sering terlewat saat dibersihkan, dan jika memungkinkan periksa bagian di balik karpet interior mobil walaupun sedikit sulit untuk melakukan hal ini. Kondisi kain pembungkus jok dan karpet sendiri juga bisa diperiksa untuk noda, dan apabila sudah diganti bisa ditanyakan alasannya.

Oh ya, bagian karet pintu yang menempel pada bodi juga layak untuk Anda perhatikan, dengan melepasnya dan mencari bekas pasir atau lumpur yang masih tersisa. Selain itu, daerah-daerah seperti di bawah dan dashbosrd, kabel-kabel, dan bagian tersembunyi lainnya juga wajib dicermati. Apabila menemukan bekas pasir, tanah, maupun noda air, ada kemungkinan mobil bekas banjir.

Berembun
Kemudian coba perhatikan dengan seksama bekas uap air yang menjadi seperti embun yang menempel pada bagian seperti pada kaca dalam rumah lampu, baik itu di depan maupun belakang. Jika terdapat embun padahal kondisinya masih bagus atau belum retak maupun pecah, besar kemungkinan air banjir pernah merendam mobil tersebut.

Cek Fisik Mobil
Anda juga bisa mencoba mencari tanda-tanda bekas banjir seperti karat dan noda pada fisik kendaraan. Walaupun pemilik sebelumnya sudah pernah membersihkan dan melakukan servis besar, ada kemungkinan sejumlah kecil area luput dari pembersihan. Salah satu bagian yang bisa Anda deteksi sendiri yaitu dari sisi-sisi dinding area mesin, apakah ada noda bekas terendam air atau tidak. Karena noda pada bagian tersebut biasanya cukup sulit untuk dihilangkan, bahkan mungkin harus mengalami pengecatan ulang untuk menghapusnya. (liputan6.com/Desy)





Berita PortalMadura
Loading...

Komentar