oleh

Hal Sepele Ini Bisa Bikin Bekas Jerawat jadi Bopeng

PortalMadura.Com – Terjadinya peradangan pada pori-pori folikel rambut yang tersumbat ternyata bisa jadi salah satu penyebab timbulnya jerawat di wajah. Biasanya, ada sebagian jerawat yang menyimpan cairan nanah di dalam kantung yang membengkak. Sehingga, kodisi seperti ini semakin membuat penampilan kurang maksimal.

Secara alami, memang akan kempes dengan sendirinya. Akan tetapi, akibat tangan yang usil untuk memencet jerawat di wajah, bisa membuat jerawat jadi membekas atau bopeng.

“Salah satu penyebab paling umum adalah kebiasaan memencet jerawat sehingga terjadi manipulasi jaringan kulit. Luka akan terbentuk cukup dalam dan merusak struktur kulit,” kata dokter spesialis kulit dan kelamin, Shinta Damayanti, melansir dari liputan6.com, Minggu (13/10/2019).

Selain itu, bopeng di wajah juga bisa timbul akibat penggunaan makeup yang terlalu tebal pada saat berjerawat. Makeup terlalu tebal dapat menyumbat pori-pori yang membuat jerawat semakin meradang.

Baca Juga: Mau Bopeng Bekas Jerawat Anda Hilang? Lakukan 9 Perawatan Ini

Loading...

Maka dari itu, ketika kulit sedang berjerawat tidak dianjurkan untuk melakukan beberapa jenis treatment. Terutama tindakan yang memakai jarum dalam salah satu prosedurnya.

“Yang penting tidak ada jerawat aktif. Mesti sembuh dulu baru dilakukan perawatan. Selain itu tidak boleh ada infeksi seperti herpes atau infeksi bakteri lain agar inflamasi tidak semakin parah,” ungkapnya.

Jika hanya bekas jerawat yang ringan, seperti noda kehitaman atau kemerahan dapat diatasi dengan cara lebih mudah.

“Hiperpigmentasi cukup memakai krim wajah, kalau kemerahan dengan laser yang ditembak ke pembuluh darah.”

Namun, untuk jenis bopeng yang sudah terlalu dalam tidak bisa diatasi dengan dua cara tersebut. Diperlukan perawatan khusus yang bersifat merangsang kolagen dan elastin. Kedua zat itu merupakan jenis protein yang mampu meregenerasi struktur kulit. Kendati demikian, perlu dipahami bahwa bopeng tidak bisa dihilangkan sepenuhnya karena sudah terlanjur rusak di bagian dalam.

“Tidak 100 persen pulih, tapi bekerja dengan cara merangsang kolagen dan elastin hingga cekungan luka dapat pulih dan terlihat lebih merata,” pungkasnya.


Rewriter : Salimah
Sumber : liputan6.com

Berita PortalMadura Aplikasi Android PortalMadura
Loading...

Komentar