Harga BBM Dunia Meledak: Amerika Lumpuh Bak Kota Mati, Solar di Indonesia Tembus Rp24 Ribu

Avatar of PortalMadura.com
Harga BBM Dunia Meledak: Amerika Lumpuh Bak Kota Mati, Solar di Indonesia Tembus Rp24 Ribu
Harga BBM Dunia Meledak: Amerika Lumpuh Bak Kota Mati, Solar di Indonesia Tembus Rp24 Ribu

<p><strong>PortalMadura.com– </strong> Gelombang krisis energi global kian mencekam menyusul lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi serentak di berbagai belahan dunia. Dampak paling ekstrem terlihat di Amerika Serikat, di mana kelangkaan dan tingginya harga solar mulai melumpuhkan aktivitas ekonomi hingga membuat pusat perbelanjaan sepi bak kota mati.</p>

<h2>Ekonomi AS Terancam Lumpuh, Solar Tembus Rp25 Ribu per Galon</h2>
<p>Melansir laporan dari kanal SINDOnews pada Senin (20/4/2026), seorang kreator konten asal Indonesia di Amerika Serikat membagikan potret miris kondisi ekonomi di sana. Harga solar dilaporkan menembus angka setara Rp24.000 hingga Rp25.000 per liter.</p>
<p>Akibatnya, daya beli masyarakat menurun drastis. Pusat perbelanjaan yang biasanya ramai di akhir pekan kini terlihat kosong tanpa pengunjung. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan ancaman bangkrutnya pelaku usaha ritel di Negeri Paman Sam tersebut.</p>

<h2>Gelombang Protes Global: Dari Irlandia Hingga Bangladesh</h2>
<p>Krisis ini tidak hanya menghantam Amerika. Di Dublin, Irlandia, warga menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung parlemen menuntut respons cepat pemerintah atas kenaikan harga solar yang melonjak 20% dalam hitungan minggu. Krisis ini dipicu oleh gangguan pasokan di Selat Hormuz akibat konflik di Timur Tengah.</p>
<p>Sentimen serupa terjadi di Berlin, Jerman. Puluhan pengendara mobil memprotes kebijakan pemerintah yang dianggap lebih memprioritaskan urusan luar negeri dibandingkan beban hidup rakyat yang kian mencekik. Sementara itu di Dhaka, Bangladesh, antrean panjang di SPBU menjadi pemandangan harian setelah pemerintah berencana menaikkan harga BBM sebesar 15%.</p>

<h2>Update Harga BBM Pertamina per 18 April 2026</h2>
<p>Di dalam negeri, pemerintah Indonesia akhirnya melakukan penyesuaian harga untuk BBM non-subsidi guna merespons tren harga minyak dunia. Per Sabtu, 18 April 2026, sejumlah jenis bahan bakar mengalami kenaikan signifikan.</p>

<p>Berikut adalah rincian harga terbaru BBM Pertamina:</p>
<ul>
<li><strong>Pertamina Dex:</strong> Rp24.450 per liter (naik dari Rp14.500)</li>
<li><strong>Dexlight:</strong> Rp24.150 per liter (naik dari Rp14.200)</li>
<li><strong>Pertamax Turbo:</strong> Rp19.850 per liter (naik dari Rp13.100)</li>
</ul>

<p>Meskipun harga BBM non-subsidi meroket, pemerintah memastikan harga BBM subsidi dan jenis lainnya tetap stabil untuk menjaga daya beli masyarakat:</p>
<ul>
<li><strong>Pertalite:</strong> Tetap Rp10.000 per liter</li>
<li><strong>Biosolar:</strong> Tetap Rp6.800 per liter</li>
<li><strong>Pertamax:</strong> Tetap Rp12.300 per liter</li>
</ul>

<p>Kenaikan drastis pada lini produk <em>high-end</em> Pertamina ini dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mengganggu rantai pasok energi global. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan harga secara berkala melalui saluran resmi Pertamina.</p>

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses