portalmadura.com – Pergerakan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) mencatatkan penguatan moderat pada perdagangan hari ini, Selasa (18/8/2026). Reli kenaikan ini didorong oleh peningkatan volume ekspor serta penguatan permintaan dari negara-negara konsumen utama di pasar global.
Berdasarkan data bursa komoditas berjangka, kontrak CPO untuk pengiriman aktif bergerak menguat ke level 3.980 ringgit Malaysia per metrik ton pada sesi perdagangan hari ini. Kenaikan sebesar 0,85 persen tersebut memperpanjang pemulihan harga komoditas perkebunan setelah bergerak mendatar sepanjang akhir pekan lalu.
Pelaku pasar menilai stabilitas pasokan serta kebijakan mandatori biodiesel domestik menjadi salah satu fondasi yang menjaga harga CPO tetap berada pada tren positif. Di sisi lain, menguatnya harga minyak nabati substitusi seperti minyak kedelai di bursa internasional turut memberikan dorongan sentimen tambahan bagi laju harga sawit.
Sorotan Utama Pergerakan Komoditas CPO Hari Ini
- Apresiasi Harga: Kontrak berjangka CPO membukukan kenaikan ke kisaran 3.980 ringgit per ton pada perdagangan Selasa (18/8/2026).
- Faktor Ekspor: Permintaan impor dari pasar Asia Selatan dan Timur Tengah mulai mengalami peningkatan yang stabil.
- Sentimen Minyak Nabati: Kenaikan harga minyak nabati global memberikan sentimen positif bagi daya saing produk kelapa sawit.
Meski demikian, para analis komoditas mengimbau para pelaku industri untuk tetap mencermati faktor cuaca di sentra-sentra perkebunan utama serta dinamika fluktuasi nilai tukar yang berpotensi memengaruhi volume pasokan ke depan.





