portalmadura.com – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau stabil pada Senin, 17 Agustus 2026.
Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, harga emas Antam tetap menjadi sorotan investor dan masyarakat.
Berdasarkan data terbaru yang tersedia, harga emas Antam per gram berada di level Rp2.675.000, tidak berubah dari perdagangan sebelumnya.
Meskipun hari libur nasional, pembaruan harga emas Logam Mulia tetap mengacu pada pergerakan perdagangan pasar terakhir.
Kondisi ini menunjukkan bagaimana pasar komoditas tetap aktif memantau nilai aset berharga, bahkan di tengah hari libur umum.
Rincian Harga Emas Antam Berbagai Pecahan
Untuk berbagai pecahan emas Antam, berikut adalah rincian harga yang berlaku pada 17 Agustus 2026:
- 0,5 gram: Rp1.387.500
- 1 gram: Rp2.675.000
- 2 gram: Rp5.290.000
- 3 gram: Rp7.910.000
- 5 gram: Rp13.150.000
- 10 gram: Rp26.245.000
- 25 gram: Rp65.487.000
- 50 gram: Rp130.895.000
- 100 gram: Rp261.712.000
- 250 gram: Rp654.015.000
- 500 gram: Rp1.307.820.000
- 1.000 gram (1 kg): Rp2.615.600.000
Harga-harga ini penting bagi investor yang ingin membeli atau memantau nilai investasi emas mereka.
Perlu diingat bahwa harga dapat berubah mengikuti kondisi pasar dan pembaruan dari Logam Mulia.
Harga Buyback Emas Antam dan Selisihnya
Selain harga jual, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga menjadi perhatian utama.
Pada 17 Agustus 2026, harga buyback emas Antam tercatat berada di level Rp2.525.000 per gram.
Harga buyback ini merupakan patokan nilai yang akan diterima oleh pemilik emas ketika ingin menjual kembali emas batangan miliknya ke Butik Antam.
Terdapat selisih atau spread sebesar Rp150.000 antara harga beli dan harga buyback per gramnya.
Persentase spread ini mencapai sekitar 5,61 persen dari harga beli.
Selisih ini sangat penting untuk diperhitungkan oleh investor.
Keuntungan investasi emas tidak akan langsung terlihat hanya karena harga emas naik sedikit di atas harga pembelian.
Kenaikan harga harus mampu menutupi spread ini terlebih dahulu agar investor benar-benar memperoleh keuntungan nominal dari transaksi jual kembali.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Emas
Pergerakan harga emas, termasuk Antam, dipengaruhi oleh berbagai faktor.
Ini mencakup harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, kondisi ekonomi global, tingkat suku bunga, inflasi, serta sentimen geopolitik.
Sebagai contoh, harga emas dunia pada pertengahan Juli 2026 masih bergerak di sekitar US$4.000 per troy ounce, meskipun sempat mengalami tekanan mingguan yang cukup besar.
Karakteristik ini menjadikan emas lebih sering dipandang sebagai instrumen penyimpan nilai untuk jangka menengah hingga panjang, bukan sebagai aset yang selalu naik setiap hari.
Perbandingan dengan Emas UBS dan Galeri 24
Selain Antam, pasar juga menyediakan produk emas dari UBS dan Galeri 24.
Berdasarkan pembaruan pada 16 Agustus 2026, harga emas Galeri 24 ukuran 1 gram adalah Rp2.677.000, dengan harga buyback Rp2.515.000 per gram.
Sementara itu, harga UBS 1 gram dilaporkan berada di Rp2.736.000, dengan harga buyback Rp2.502.000 per gram.
Selisih harga jual dan buyback untuk UBS mencapai sekitar Rp234.000.
Perbedaan harga ini menunjukkan variasi di pasar emas batangan dan perlunya perbandingan sebelum melakukan transaksi.
Pentingnya Memahami Harga dan Pajak
Bagi calon pembeli, perbedaan antara harga dasar dan harga setelah pajak juga perlu diperhatikan.
Angka yang terlihat dalam daftar harga belum tentu sama dengan jumlah uang yang akhirnya dibayarkan ketika transaksi dilakukan, karena adanya potensi PPh 0,25 persen.
Memahami seluruh detail ini, mulai dari harga jual, harga buyback, spread, hingga faktor eksternal dan pajak, sangat penting bagi masyarakat yang menjadikan emas sebagai salah satu bentuk investasi.
Dengan informasi yang komprehensif, keputusan investasi dapat diambil dengan lebih bijak.





