PortalMadura.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatat penurunan signifikan pada perdagangan hari ini, Rabu, 24 Juni 2026, menimbulkan pertanyaan bagi para investor dan pegiat logam mulia.
Berdasarkan data resmi dari Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas 1 gram dibanderol Rp 2.655.000 per gram pada pagi hari ini.
Angka ini menunjukkan koreksi sebesar Rp 18.000 dibandingkan harga penutupan perdagangan kemarin, Selasa, 23 Juni 2026, yang berada di level Rp 2.673.000 per gram.
Tidak hanya harga jual, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga mengalami penurunan lebih dalam.
Harga buyback tercatat sebesar Rp 2.372.000 per gram, terjun Rp 36.000 dari posisi kemarin di Rp 2.408.000 per gram.
Penurunan harga ini terjadi sejak pagi hari, dengan pembaruan data sekitar pukul 08.51 WIB hingga 09.13 WIB.
Rincian Harga Emas Batangan Antam Berbagai Ukuran (Rabu, 24 Juni 2026)
Untuk memudahkan investor, berikut adalah daftar harga emas Antam per gramnya untuk berbagai ukuran pada hari ini, belum termasuk pajak:
- 0,5 gram: Rp 1.377.500
- 1 gram: Rp 2.655.000
- 2 gram: Rp 5.250.000
- 3 gram: Rp 7.850.000
- 5 gram: Rp 13.050.000
- 10 gram: Rp 26.045.000
- 25 gram: Rp 64.987.000
- 50 gram: Rp 129.895.000
- 100 gram: Rp 259.712.000
- 250 gram: Rp 649.015.000
- 500 gram: Rp 1.297.820.000
- 1.000 gram: Rp 2.595.600.000
Harga penjualan emas batangan Antam ini belum termasuk potongan pajak.
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, transaksi harga jual dikenakan potongan pajak.
Untuk setiap penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.
Besarannya mencapai 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.
Faktor-faktor Global yang Menekan Harga Emas
Pergerakan harga emas, baik di pasar domestik maupun global, dipengaruhi oleh berbagai faktor fundamental dan sentimen pasar.
Kondisi Ekonomi Global dan Kebijakan Moneter
Salah satu penyebab utama penurunan harga emas global hari ini adalah penguatan dolar AS dan ekspektasi suku bunga tinggi dari Federal Reserve (The Fed).
Dolar AS sebagai mata uang cadangan dominan dunia memiliki korelasi terbalik dengan harga emas; saat dolar menguat, emas cenderung melemah.
Kebijakan moneter bank sentral, khususnya The Fed, memainkan peran krusial.
Kenaikan suku bunga membuat instrumen investasi seperti obligasi lebih menarik karena menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi, sehingga mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan bunga.
Rupiah sendiri tercatat melemah ke Rp 17.942 per dolar AS setelah review MSCI, turut memberikan tekanan.
Apabila The Fed terus mempertahankan ekspektasi suku bunga tinggi atau bahkan menaikkannya, hal ini dapat terus menekan harga emas.
Permintaan dan Penawaran
Seperti komoditas lainnya, harga emas juga sangat bergantung pada dinamika permintaan dan penawaran di pasar global.
Meskipun pasokan emas relatif terbatas karena statusnya sebagai sumber daya alam, permintaan dari berbagai sektor seperti perhiasan, investasi dalam bentuk koin dan batangan, serta industri teknologi, terus berfluktuasi.
Perubahan sentimen investor, misalnya perpindahan dari aset safe haven ke aset berisiko saat ekonomi stabil, juga memengaruhi permintaan emas.
Geopolitik dan Krisis Global
Ketidakpastian politik dan ekonomi di berbagai negara penting dunia memicu kenaikan harga emas karena investor mencari perlindungan dalam bentuk aset safe haven seperti emas.
Namun, meredanya risiko geopolitik, seperti yang disebutkan terkait situasi di Selat Hormuz, dapat mengurangi minat terhadap logam mulia dan menyebabkan penurunan harga.
Prospek dan Rekomendasi Investasi Emas
Emas tetap menjadi pilihan investasi jangka panjang yang menarik bagi banyak orang, terutama di Indonesia, karena karakteristiknya sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.
Meskipun terjadi fluktuasi jangka pendek, emas cenderung mempertahankan nilainya dan bahkan mengalami kenaikan dalam jangka panjang.
Investor disarankan untuk terus memantau pergerakan harga emas dan faktor-faktor yang memengaruhinya, termasuk kebijakan moneter global dan nilai tukar rupiah.
Pembelian emas Antam dapat dilakukan melalui situs resmi Logam Mulia atau Butik Emas LM yang tersebar di berbagai kota untuk menjamin keaslian produk.
Penting untuk memperhatikan juga biaya pajak yang berlaku pada saat transaksi jual beli.
Dengan perencanaan yang matang dan pemahaman pasar yang baik, investasi emas dapat menjadi strategi yang efektif untuk mencapai tujuan finansial.
Baca Juga:







