Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 Hari Ini 10 Juli 2026: Sempat Anjlok, Kini Menguat Kembali!

Avatar of PortalMadura.com
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 Hari Ini 10 Juli 2026: Sempat Anjlok, Kini Menguat Kembali!
Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 Hari Ini 10 Juli 2026: Sempat Anjlok, Kini Menguat Kembali!

portalmadura.com – Pasar emas domestik pada Jumat, 10 Juli 2026, menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis.

Setelah sempat mengalami penurunan pada sesi pagi, harga emas dari berbagai merek populer seperti Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian terpantau kembali menguat pada perdagangan siang hari.

Fluktuasi ini menawarkan gambaran menarik bagi para investor dan masyarakat yang memantau harga logam mulia.

Pergerakan harga emas memang selalu menjadi perhatian, mengingat perannya sebagai aset safe-haven dan indikator ekonomi.

Pada hari ini, setelah beberapa hari terakhir didominasi oleh tren penurunan, pasar emas domestik menunjukkan tanda-tanda pembalihan yang signifikan.

Awal Hari yang Menantang: Harga Emas Sempat Anjlok

Pada pembukaan perdagangan Jumat (10/7/2026), harga emas di Pegadaian sempat menunjukkan tren pelemahan.

Emas Antam, Galeri 24, dan UBS kompak mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya.

Ini melanjutkan tren koreksi yang telah terjadi beberapa hari sebelumnya.

Berdasarkan data awal hari, emas Antam dengan berat 1 gram diperdagangkan pada level Rp 2.739.000.

Angka ini menunjukkan penurunan sebesar Rp 8.000 dari harga sebelumnya yang berada di level Rp 2.747.000 per gram.

Sementara itu, harga emas Galeri 24 ukuran 1 gram juga terkoreksi menjadi Rp 2.610.000, turun Rp 5.000 dari harga Kamis.

Senada dengan kedua merek tersebut, emas UBS 1 gram juga mengalami penurunan sebesar Rp 7.000, menjadi Rp 2.622.000 dari sebelumnya Rp 2.629.000 per gram.

Harga Buyback Ikut Bergerak

Selain harga jual, harga buyback atau jual kembali emas juga menjadi perhatian.

Untuk Antam, harga buyback terpantau stabil di angka Rp 2.440.000.

Sementara untuk UBS dan Galeri 24, beberapa laporan menunjukkan stabilitas harga buyback di pagi hari.

Rebound Kuat di Siang Hari: Optimisme Pasar Kembali

Namun, kondisi pasar berbalik arah secara dramatis pada siang hari.

Data terbaru dari Butik Galeri 24 dan laporan lainnya menunjukkan lonjakan harga yang signifikan untuk emas Antam, UBS, dan Galeri 24.

Kenaikan ini memutus tren pelemahan yang sempat terjadi beberapa hari terakhir.

  • Emas Antam (di Pegadaian): Emas Antam cetakan 1 gram di Pegadaian tercatat naik drastis menjadi Rp 2.756.000. Kenaikan ini mencapai Rp 17.000 dari posisi harga pagi hari yang sempat anjlok ke Rp 2.739.000 per gram.
  • Emas Galeri 24: Harga emas merek internal Galeri 24 juga melonjak tajam. Untuk ukuran 1 gram, harganya mencapai Rp 2.629.000, yang berarti naik Rp 19.000 dari posisi perdagangan sebelumnya yang Rp 2.610.000 per gram.
  • Emas UBS: Tren serupa juga dialami oleh emas batangan cetakan UBS. Emas UBS pecahan 1 gram dibanderol Rp 2.641.000 pada siang ini, meroket Rp 19.000 dari angka Rp 2.622.000 per gram pada sesi pagi.

Lonjakan serentak pada Jumat siang ini memberikan sinyal positif bagi investor, setelah pasar emas domestik sempat lesu.

Harga Emas Antam Logam Mulia (LM) Pulo Gadung

Di luar harga yang diperdagangkan di Pegadaian, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dikeluarkan langsung dari Logam Mulia (LM) Pulo Gadung juga menunjukkan kenaikan.

Pada Jumat, 10 Juli 2026, harga emas Antam LM 1 gram tercatat naik Rp 17.000 menjadi Rp 2.650.000 per gram.

Sebelumnya, harga ini berada di level Rp 2.633.000 per gram.

Kenaikan ini juga diikuti oleh harga buyback emas Antam LM yang naik sebesar Rp 22.000, mencapai Rp 2.405.000 per gram.

Perlu diingat, harga yang tertera belum termasuk pajak PPh Pasal 22 sebesar 0,25 persen bagi pemegang NPWP dan 0,5 persen bagi non-NPWP untuk pembelian.

Faktor Pemicu Kenaikan Harga Emas

Pergerakan harga emas, baik di pasar domestik maupun global, seringkali dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan geopolitik.

Meskipun beberapa analis global memprediksi penurunan harga emas dunia akibat ketegangan AS-Iran dan kekhawatiran kebijakan moneter ketat Federal Reserve, pasar domestik menunjukkan dinamika yang berbeda pada hari ini.

Harga energi yang lebih tinggi akibat ketegangan geopolitik dapat memicu inflasi, yang pada gilirannya mendorong bank sentral untuk mempertahankan suku bunga tinggi.

Hal ini umumnya membebani emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil.

Namun, rebound di pasar domestik bisa jadi disebabkan oleh minat beli yang kuat setelah harga sempat turun, atau faktor-faktor lokal lainnya yang tidak secara langsung terkait dengan pergerakan emas spot global secara instan.

Data inflasi AS yang akan dirilis minggu depan dan kesaksian dari Ketua Fed Kevin Warsh akan menjadi perhatian investor global, yang berpotensi memengaruhi arah harga emas ke depan.

Tips untuk Investor Emas

Melihat fluktuasi yang terjadi, investor perlu cermat dalam mengambil keputusan.

Membeli saat harga terkoreksi dan menjual saat harga menguat adalah strategi umum, namun memerlukan pemantauan yang ketat.

Diversifikasi investasi dan pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi harga emas sangatlah penting.

Perhatikan perbedaan harga antarproduk dan platform penjualan, seperti antara emas Antam langsung dari Logam Mulia dan emas Antam yang dijual di Pegadaian, karena keduanya bisa memiliki sedikit perbedaan harga dan perhitungan pajak.

Kondisi pasar yang dinamis seperti hari ini menegaskan pentingnya informasi yang akurat dan terkini bagi para pegiat investasi emas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses