PortalMadura.Com, Sumenep – Tokoh pemuda dan masyarakat serta perwakilan pemilik lahan yang tergabung dalam ‘Komunitas Eman Na’ Poto Indonesia’ akan ‘ngeluruk’ Bupati dan DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (21/3/2016).
Mereka menolak pembangunan tambak udang oleh pengusaha asing di sekitar Pantai Lombang, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep.
“Pagi ini kami ke bupati dan siangnya ke kantor dewan,” kata Sekretaris Komunitas Eman Na’ Poto Indonesia, Emha Bayjoeri pada PortalMadura.Com.
Ia menjelaskan, penolakan pembangunan tambak atas dasar hasil kajian dan pertimbangan dari berbagai aspek, baik sisi ekonomi maupun kerusakan lingkungan yang akan ditimbulkan dimasa yang akan datang.
“Jadi, tidak ada toleransi, warga tetap menolak pembangunan tambak udang itu,” tandasnya.
Aksi protes tersebut, merupakan tindak lanjut dari pertemuan yang digelar disalah satu rumah warga yang dihadiri sekitar 40 orang, Sabtu (12/3/2016), di wilayah Kecamatan Batang-Batang.
Kala itu, ikut hadir perwakilan pemilik lahan, H Faidi dan H ABD Syakur, tokoh pemuda dan masyarakat dari Desa Legung dan Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep.(Hartono)