oleh

Hasil Survei LSI, Gerindra ke Papan Atas Hanura Kritis

PortalMadura.Com, Jakarta – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan, Partai Gerindra masuk menjadi partai papan atas menyusul Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Golkar.

“Ketiga partai konsisten memperoleh dukungan di atas 10 persen dalam 5 kali survei terakhir,” ungkap peneliti LSI Rully Akbar di Jakarta, Rabu (24/1/2018), dilansir Anadolu.

Rully menjelaskan, Gerindra mengantongi perolehan suara 11,4 persen dalam survei LSI pada pada 7-14 Januari. Survei melibatkan 1.200 responden dengan margin of error +/- 2,9 persen.

Gerindra berpeluang merangsek ke peringkat dua, bahkan memenangi pemilu jika Prabowo Subianto sukses sebagai capres atau cawapres.

“Faktor figur Prabowo masih kuat mendongkrak suara partai. Apalagi asosiasi Prabowo dan Gerindra masih kuat,” kata Rully.

Rully menambahkan jika posisi Prabowo menguat di masyarakat, maka semakin membuka peluang Gerindra mendapatkan efek elektoral dalam pemilu.

Sementara itu, PPP, Nasdem, PAN, PKS, dan Hanura masih belum aman untuk lolos parliamentary threshold (PT). Perolehan dukungannya rata-rata masih di bawah 4 persen, kecuali Nasdem 4,2 persen.

“Namun karena margin error survei ini 2,9 persen, Nasdem belum aman,” terang Rully.

Hanura kritis

Dari lima partai lama yang belum aman, hanya Hanura yang berada dalam kondisi lebih kritis dengan elektabilitas 0,7 persen.

Dalam tiga survei terakhir Denny JA, tambah Rully, elektabilitas Hanura juga selalu di bawah empat persen, bahkan dua persen.

“Hanura terancam terlempar dari parlemen dan masuk kategori partai gurem,” jelas Rully.

Hal ini, kata Rully, terjadi karena dualisme ketua umum yang tengah mendera Hanura. Situasi ini memperburuk kredibilitas dan konsolidasi Hanura dalam menghadapi pemilu.

“Hanura butuh isu baru yang kuat dan dukungan tokoh yang punya daya tarik elektoral untuk menyelamatkan partai,” papar Rully.(AA)

Loading...