Bola  

Herdman: Jangan Senang Dulu, Indonesia Tetap Hadapi Lawan Berat di Piala AFF 2026!

Avatar of PortalMadura.com
Herdman: Jangan Senang Dulu, Indonesia Tetap Hadapi Lawan Berat di Piala AFF 2026!
Herdman: Jangan Senang Dulu, Indonesia Tetap Hadapi Lawan Berat di Piala AFF 2026!

PortalMadura.comPelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, mengingatkan bahwa meski terhindar dari “grup neraka” dalam undian Piala AFF 2026, perjalanan skuad Garuda menuju gelar juara tetap penuh tantangan. Pernyataan ini disampaikan usai pengundian resmi yang digelar di Jakarta, Kamis (15/1).

Dalam hasil drawing, Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam (juara bertahan), Singapura, Kamboja, dan pemenang playoff antara Timor Leste atau Laos. Sementara Grup B diisi lima tim kuat: Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos—jika menang playoff—yang membuatnya dijuluki “grup maut”.

Namun, Herdman menegaskan bahwa setiap laga di turnamen regional ini tidak boleh diremehkan. “Saya rasa ini adalah peluang nyata untuk menjadi juara dengan skuad yang kami miliki,” ujarnya. “Tapi saya juga ingin menekankan: setiap grup, setiap tim, akan menjadi lawan yang berat.”

Pelatih asal Inggris ini mengaku antusias menjalani tugas pertamanya di Piala AFF. Ia menargetkan sesuatu yang belum pernah diraih Indonesia sejak turnamen ini bergulir pada 2000: gelar juara pertama. Sejauh ini, Timnas Indonesia selalu gagal di partai puncak—menjadi runner-up sebanyak enam kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020).

“Fakta bahwa Indonesia belum pernah memenangkan turnamen ini justru menjadi peluang besar bagi pelatih baru seperti saya,” kata Herdman. “Bayangkan tekanan jika Anda harus menang di final ketujuh setelah gagal enam kali sebelumnya. Tapi di sini, kami bisa menciptakan sejarah—bukan hanya untuk tim, tapi untuk seluruh penggemar.”

Piala AFF 2026 akan berlangsung dari 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, dengan format grup diikuti babak gugur. Herdman menegaskan bahwa pendekatan timnya tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga membangun mental juara sejak laga pembuka.

“Kami datang bukan hanya untuk lolos, tapi untuk menang. Dan kami ingin melakukannya pertama kali bersama para pemain dan suporter yang luar biasa,” tutupnya.

Turnamen ini akan menjadi ujian nyata bagi visi jangka panjang Herdman dalam membangun identitas baru sepak bola Indonesia—lebih agresif, percaya diri, dan berani bermimpi juara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses