oleh

Hindari Putus Kontrak, Proyek di Atas Rp 1 Miliar Mulai Lelang Februari

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan mengerjakan proyek pembangunan yang nilainya di atas Rp 1 miliar pada awal tahun guna menghindari terjadinya putus kontrak dengan pihak ketiga.

“Sejumlah proyek di atas Rp 1 miliar yang dianggarkan di APBD Sumenep 2019 akan dikerjakan mulai awal tahun ini, guna mempercepat pembangunan sekaligus memaksimalkan penyerapan anggaran,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Edy Rasiadi, Rabu (16/1/2019).

Selama ini, jelasnya, proses lelang proyek cenderung dilakukan pada pertengahan tahun. Akibatnya, terjadi penumpukan kegiatan di akhir tahun. Contohnya, pada tahun 2018, banyak proyek yang tidak selesai dan terpaksa putus kontrak karena melampaui batas waktu, seperti pembangunan Poli Anak di RSUD Dr. Moh. Anwar senilai Rp 15 miliar, Rumah Sakit Kepulauan Rp 4, 6 miliar dan pembangunan jalan di Pulau Sapudi Rp 1 miliar.

Loading...

“Tahun ini, tidak boleh terjadi seperti tahun sebelumnya. Sebab, kalau sampai terjadi putus kontrak, pembangunan akan terkendala daerah,” ucapnya.

Edy menegaskan, bagian layanan pengadaan sebagai organisasi baru di Pemkab ujung timur Pulau Madura ini telah terbentuk dengan menunjuk pimpinannya, tinggal melengkapi staf.

Baca Juga: Akhir Januari 2019, PWI Sumenep Bakal Gelar Konferensi

“Awal bulan Februari 2019 ini, proses pengadaan sejumlah proyek besar direncanakan mulai dilelang, sehingga Maret mulai dikerjakan dengan menerbitkan Surat Perintah Kerja (SPK) dan pertengahan tahun bisa selesai,” tuturnya.

Proyek besar yang dianggarkan di APBD 2019 di antaranya pembangunan jalan lingkar utara senilai Rp 15 miliar, Rumah Sakit Arjasa Rp 22 miliar, dan pembangunan gedung DPRD Rp 48 miliar. (Arifin/Putri)



whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar