IHSG Anjlok 1,27% ke Level 8.298: Asing Masih Masuk, Sektor Finansial Jadi Penopang

Avatar of PortalMadura.com
IHSG Anjlok 1,27% ke Level 8.298: Asing Masih Masuk, Sektor Finansial Jadi Penopang
IHSG Anjlok 1,27% ke Level 8.298: Asing Masih Masuk, Sektor Finansial Jadi Penopang

PortalMadura.comSuasana perdagangan di Bursa Efek IndonesiIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tajam pada perdagangan Selasa (24/2/2026), turun 107 poin atau 1,27% ke level 8.298,43.

Pelemahan ini mengakhiri reli singkat indeks setelah sebelumnya sempat melaju kencang ada sesi sebelumnya.

Data perdagangan menunjukkan sentimen negatif mendominasi bursa. Dari total emiten yang diperdagangkan, 533 saham mengalami penurunan, 164 saham naik, dan 126 saham stagnan.

Nilai transaksi mencapai Rp 20,11 triliun dengan volume 46,12 miliar saham dalam 2,66 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun menyusut di bawah level Rp 15.000 triliun.

Sektor Finansial Jadi Satu-satunya Penopang

Hampir seluruh sektor perdagangan melemah, kecuali sektor finansial yang mencatatkan penguatan. Sebaliknya, sektor konsumer non-primer, properti, dan barang baku mengalami tekanan paling dalam pada sesi ini.

Saham-saham berbobot besar seperti AMMN, DSSA, BRPT, BRMS, dan BUMI menjadi pemberat utama kinerja IHSG. Pergerakan negatif kelima emiten ini berkontribusi signifikan terhadap arah indeks secara keseluruhan.

“Pelaku pasar tampaknya sudah relatif mengantisipasi dinamika tarif resiprokal yang kembali mencuat, sehingga respons pasar cenderung lebih terukur,” tulis analis dalam laporan harian, Selasa (24/2/2026).

Faktor Eksternal: Ancaman Tarif Trump

Sentimen global turut memengaruhi pergerakan bursa domestik. Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengeluarkan peringatan keras terkait kebijakan tarif. Melalui platform Truth Social, Trump menyatakan negara-negara yang “bermain-main” dengan kesepakatan dagang akan menghadapi tarif lebih tinggi.

Peringatan itu muncul setelah Mahkamah Agung AS memblokir sejumlah tarif global yang sebelumnya diberlakukan. Respons internasional pun beragam: Uni Eropa menangguhkan ratifikasi kesepakatan dagang, sementara India menunda pembicaraan finalisasi perjanjian baru.

Analisis Teknikal: Level 8.400 Jadi Kunci

Dari sisi teknikal, IHSG kini sedang menguji level psikologis 8.400 yang berperan sebagai area resistance. Jika level ini berhasil ditembus, ruang penguatan berikutnya terbuka menuju kisaran 8.600–8.700.

Area tersebut merupakan gap yang terbentuk saat IHSG mengalami tekanan jual besar akhir Januari lalu, seiring pengumuman MSCI terkait potensi peninjauan ulang status Indonesia di indeks emerging market.

Poin Penting Perdagangan Hari Ini:

  • IHSG turun 107 poin (1,27%) ke level 8.298,43
  • 533 saham turun, 164 naik, 126 stagnan
  • Nilai transaksi: Rp 20,11 triliun
  • Sektor finansial satu-satunya yang menguat
  • AMMN, DSSA, BRPT, BRMS, BUMI jadi pemberat indeks
  • Asing catat net inflow Rp 3,2 triliun dalam 4 hari berturut-turut

Positif: Dana Asing Masih Masuk

Di tengah tekanan jual, terdapat sinyal positif dari arus dana asing. Investor asing mencatatkan net inflow selama empat hari beruntun dengan total nilai Rp 3,2 triliun. Kondisi ini mengindikasikan kepercayaan terhadap fundamental pasar modal Indonesia masih terjaga.

Para pengamat menyarankan investor untuk mencermati perkembangan kebijakan perdagangan global serta kinerja emiten fundamental kuat sebagai strategi menghadapi volatilitas jangka pendek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses