portalmadura.com – Pasar modal Indonesia tengah mengalami tekanan hebat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk di zona merah setelah melemah signifikan sebesar 163 poin atau setara 2,16 persen, hingga mendarat di level 7.378 pada penutupan perdagangan Kamis (23/4/2026).
Koreksi tajam IHSG ini berbanding lurus dengan aksi jual masif yang dilakukan oleh investor asing. Berdasarkan data perdagangan di pasar reguler, investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) mencapai Rp1,36 triliun. Sementara jika dihitung secara keseluruhan pasar, nilai net sell asing berada di angka Rp978,65 miliar.
Saham Perbankan Jadi Sasaran Jual Utama
Saham-saham blue chip, khususnya di sektor perbankan, menjadi penyumbang terbesar tekanan jual asing. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menduduki posisi pertama sebagai saham yang paling banyak dilepas dengan nilai mencapai Rp632,66 miliar.
Baca Juga:
Update Lengkap: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 8 Juli 2026, Mana yang Paling Menguntungkan?
Besarnya tekanan jual tersebut mengakibatkan harga saham BBRI terkoreksi 2,47 persen dan ditutup pada level Rp3.160 per lembar saham. Menyusul BBRI, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Astra International Tbk (ASII) juga masuk dalam radar pelepasan aset oleh investor luar negeri.
Daftar 10 Saham dengan Net Sell Asing Terbesar
Berikut adalah rincian 10 emiten yang mencatat angka pelepasan saham paling tinggi oleh investor asing pada perdagangan kemarin:
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Rp632,66 miliar
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp304,03 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII): Rp117,68 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp83,88 miliar
- PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA): Rp63,87 miliar
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR): Rp49,23 miliar
- PT Rukun Raharja Tbk (RAJA): Rp44,64 miliar
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): Rp42,1 miliar
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): Rp39,66 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp32,72 miliar
Sektor Energi Tampil Berbeda
Di tengah badai aksi jual, sektor energi justru mendapatkan sentimen positif. Saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) berhasil menjadi primadona bagi investor asing dengan nilai beli bersih (net buy) mencapai Rp147,25 miliar.
Berkat tingginya minat beli tersebut, harga saham MEDC melonjak tajam sebesar 5,88 persen ke posisi Rp1.800 per lembar saham pada akhir perdagangan.
Analis melihat pelemahan IHSG ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal, termasuk fluktuasi nilai tukar rupiah dan kenaikan harga minyak dunia yang mulai membayangi kinerja pasar Asia secara umum.




