PortalMadura.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menunjukkan kekuatan signifikan, ditutup menguat 1,10 persen atau naik 67,10 poin ke level 6.162,04 pada penutupan perdagangan Jumat, 22 Mei 2026.
Penguatan ini menandai kebangkitan pasar modal Indonesia setelah sempat bergerak fluktuatif dan dibuka melemah di awal sesi perdagangan.
Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 449 saham ditutup menguat, mengungguli 251 saham yang melemah, serta 118 saham yang stagnan.
Sentimen positif mendominasi pasar domestik, didukung oleh prospek technical rebound setelah koreksi dalam beberapa hari terakhir.
Sektor Barang Baku dan Energi Jadi Penopang Utama
Hampir seluruh sektor saham memberikan kontribusi positif terhadap kenaikan IHSG, dengan 10 dari 11 indeks sektoral berada di zona hijau.
Sektor barang baku mencatatkan penguatan paling tinggi sebesar 6,85 persen, disusul oleh sektor energi yang melonjak 4,84 persen.
Sektor barang konsumen siklikal juga turut menguat signifikan sebesar 2,58 persen.
MDKA dan INCO Pimpin Kenaikan Saham Unggulan
Dalam jajaran saham unggulan LQ45, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menjadi motor utama penguatan dengan lonjakan fantastis sebesar 24,77 persen.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turut menunjukkan performa impresif dengan kenaikan signifikan 18,84 persen.
Selain itu, saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) juga masuk daftar top gainers setelah menguat 13,17 persen.
Aktivitas perdagangan saham sangat ramai, tercatat total volume mencapai 39,33 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 19,82 triliun.
Meskipun demikian, beberapa saham unggulan lainnya seperti PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Astra International Tbk (ASII) masih mengalami tekanan jual.




