PORTALMADURA.COM — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup di zona merah pada akhir perdagangan Rabu (14/10/2026). Tekanan pada sektor perbankan dan energi menjadi penekan utama pergerakan indeks sepanjang hari.
IHSG mengakhiri sesi perdagangan dengan koreksi sebesar 0,45 persen atau turun 34,20 poin ke level 7.512,10. Berdasarkan data transaksi BEI, indeks sempat dibuka menguat tipis di awal sesi pagi sebelum merosot akibat aksi lepas saham oleh investor domestik maupun asing.
Aktivitas perdagangan mencatatkan volume transaksi sebanyak 21,4 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp10,8 triliun. Secara keseluruhan, terdapat 215 saham menguat, 342 saham melemah, dan 198 saham bergerak stagnan.
Sektor keuangan mencatatkan penurunan terdalam dengan pelemahan sebesar 0,82 persen, disusul sektor energi yang terkoreksi 0,65 persen. Di sisi lain, sektor teknologi dan properti menahan kejatuhan indeks yang lebih dalam dengan mencatatkan penguatan terbatas masing-masing 0,35 persen dan 0,18 persen.
Analis pasar modal menilai pelemahan IHSG dipengaruhi oleh sikap kehati-hatian pelaku pasar terhadap rilis data ekonomi global serta penyesuaian portofolio menjelang pertengahan bulan. Investor disarankan untuk tetap mencermati saham-saham berkapitalisasi besar dengan fundamental kuat di tengah fluktuasi pasar.




