Ingin Menjaga Rahasia Pribadi di Media Online? Ini Cara Cerdasnya

Avatar of PortalMadura.com
Ingin Menjaga Rahasia Pribadi di Dunia Online? Ini Cara Cerdasnya
Ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Privasi merupakan hal penting yang harus disimpan sendiri dan tidak disebarkan kepada orang banyak, karena akan berakibat fatal jika disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Akan tetapi, pengguna internet online sekarang ini sudah kurang peduli terhadap privasinya. Hal ini terbukti dari aktivitas yang dilakukan sehari-hari mulai dari bangun tidur, jalan-jalan, berbelanja, urusan cinta atau teman semuanya sudah diposting di internet.

Padahal, belakangan ini banyak pengguna internet yang merasa privasinya terenggut, kebocoran informasi, menjadi korban spionase, dan semacamnya tetap saja tidak menutup untuk memosting aktivitasnya. Tindak kejahatan seperti ini seharusnya menjadi alasan kuat mengapa privasi online harus menjadi perhatian.

Oleh karena itu, disamping layanan dan perusahaan yang menjaga seluruh aktivitas privasi data (pelanggan dan stakeholder lainnya), pengguna juga harus memiliki kesadaran yang tinggi untuk melindungi data dan privasinya. Bagaimana caranya?. Berikut ini tips melindungi data-data pribadi agar tetap aman:

1. Rutin melakukan pemeriksaan pada pengaturan keamanan akun Facebook Anda, serta untuk setiap jejaring sosial lainnya yang Anda gunakan.

2. Sangat penting untuk mengamankan email utama Anda, terutama yang terhubung ke layanan perbankan dan situs penting lainnya.

Jika Anda ingin login di berbagai situs kencan atau pun layanan yang diragukan, Anda sebaiknya membuat dan menggunakan alamat email kedua (atau bahkan ketiga atau keempat).

3. Berhati-hatilah ketika Anda mengunggah scan dan foto di online, terutama kartu identitas, tiket dan dokumen penagihan. Merupakan ide buruk untuk berbagi informasi tentang keberadaan kamu dan jadwal perjalanan di online.

Penjahat siber dapat menggunakan informasi ini untuk mengetahui kapan rumah Anda kosong dan melakukan perampokan, atau mencuri data-data pribadi Anda, seperti kredensial perbankan.

4. Jangan menggunakan jaringan WiFi terbuka. Itu mungkin terlihat aman, tetapi Anda tidak bisa tahu secara pasti. Untuk membuat jaringan yang serupa, penjahat siber hanya memerlukan laptop dan adaptor Wi-Fi.

Mereka benar-benar melakukannya untuk mencegat login dan password dari pengguna, yang mencoba untuk terhubung ke internet melalui jaringan-jaringan palsu ini.

5. Hindari password yang tidak dapat diandalkan. Jika Anda menggunakan kombinasi yang lemah, yang terdiri dari huruf saja, maka Anda tidak terlindungi sama sekali.

Selain itu, jika Anda tidak ingin membuang-buang waktu mengingat password Anda, maka Anda bisa menggunakan aplikasi khusus, seperti Kaspersky Password Manager.

6. Pikirkan juga privasi anak-anak Anda. Cyberbullying bukan lelucon dan sudah banyak anak-anak di seluruh dunia yang menjadi korban dan menderita akibat hal tersebut.

7. Iklan produk yang Anda tidak inginkan dapat menghalangi layar. Apakah Anda menyadari bahwa banyak dari iklan tersebut menambahkan fungsi pelacakan browsing web yang Anda lakukan?

Selain itu, pelacakan ini juga menghilangkan privasi Anda. Pengguna Kaspersky Internet Security bisa menyingkirkan iklan ini dalam beberapa klik.

8. Toko online menggunakan data-data Anda untuk menyesuaikan iklan mereka agar sesuai dengan preferensi Anda. Mereka melacak aktivitas online Anda agar hal ini bisa sukses (tentu saja, semua proses ini otomatis).

Tapi jika Anda tidak ingin data-data Anda ada di tangan took-toko online ini, maka Anda dapat menggunakan fitur Private Browsing, yang bisa diaktifkan pada versi baru dari Kaspersky Internet Security.

9. Ketika Anda menginstal perangkat lunak yang gratis, Anda akan ditawarkan untuk menginstal berbagai tambahan seperti plugin, toolbar dan ekstensi. Jika Anda klik “Next” tanpa membaca teks dalam jendela instalasi, Anda secara otomatis menginstal seluruh paket baik itu aplikasi yang diperlukan dan yang tidak perlu. Aplikasi yang tidak diperlukan ini, misalnya, dapat mengubah halaman home atau pengaturan pencarian.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menjaga privasi agar tetap aman. Pada hakikatnya dibutuhkan komitmen yang kuat pada diri Anda. Karena walaupun ada peringatan tapi Anda tidak memiliki keyakinan untuk melakukannya maka informasi apapun tidak akan berguna. Semoga informasi ini bisa bermanfaat dan menjadi pelajaran. (liputan6.com/Putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.