oleh

Ingin Sukses Menyusui Si Kembar ? Ini 4 Caranya

PortalMadura.Com – Mempunyai anak kembar menjadi pengalaman tersendiri bagi seorang ibu, apalagi saat menyusui. Kegiatan ini pasti membutuhkan tenaga ekstra, karena selain yang akan menyusu dua anak sekaligus juga stok ASI yang harus lebih banyak dari biasanya.

Agar nutrisi kedua anak tercukupi, harus disiasati dengan cara tepat. Agar urusan menyusui dapat terlewatkan dengan lancar, Bunda, harus tahu berapa lama durasi menyusui yang dibutuhkan sang anak. Karena terkadang keinginan menyusu antara yang satu dengan yang lain berbeda.

Loading...

Mengingat proses menyusui si kembar tidaklah mudah, simak siasat berikut yuk, Bun, agar Bunda sukses menyusui si kembar:

Setiap Bayi Merupakan Makhluk Kecil yang Unik
Kehadiran si kembar tentu memiliki kebutuhan yang berbeda dalam menyusui. Pastikan untuk memenuhi kebutuhan menyusui mereka sesuai kebutuhan masing-masing, serta pastikan mereka menyusui di kedua payudara, bukan hanya satu payudara.

Carilah Orang-orang yang Mendukung Aktivitas Bunda Merawat Si Kembar

Mengingat merawat si kembar membutuhkan lebih banyak waktu dan memakan energi fisik dan emosional lebih banyak, maka carilah orang-orang yang bisa membantu merawat mereka, sehingga Bunda bisa menyusui dengan tenang.

Baca Juga:  Manajemen Persesa dapat Tekanan Suporter Trunojoyo Mania Sampang

Siapkan Tempat yang Mendukung ya Bun
Bunda bisa menyiapkan tempat duduk atau tempat tidur yang nyaman untuk berbaring bersama si kembar ketika menyusui. Jangan lupa, Bun, untuk menyediakan minuman, makanan ringan, bantal menyusui, buku, atau ipod untuk membuat Bunda nyaman selama menyusui.

Memompa ASI Secara Efektif
Jika Bunda tidak menghasilkan ASI yang cukup untuk menyusui secara eksklusif si kembar, disarankan untuk memompa ASI secara efektif setidaknya delapan kali dalam 24 jam. Jarang menyusui, atau menyusui yang tidak maksimal, akan menyebabkan penurunan produksi susu secara bertahap, Bun. Jadi, jangan malas ya memompa ASI demi persediaan susu untuk si kembar.

Rewriter: Desy Wulandari
Sumber: haibunda.com

Komentar