oleh

Ini Penyebabnya Sering Sakit Kepala Setelah Makan

PortalMadura.Com – Makan memang bisa membuat Anda merasa ngantuk dan lemas setelahnya. Selain itu, Anda mungkin saja mengalami sakit kepala.

Banyak orang mengalami hal yang sama, ketika setelah makan merasakan sakit kepala. Ini disebut sakit kepala postprandial, yang berarti ‘setelah makan’.

Jika sakit kepala jenis ini sering terjadi, maka Anda tidak boleh mengabaikannya. Meski beberapa sakit kepala dapat disebabkan atau dipicu oleh jenis makanan tertentu, tetapi ini kondisi yang mendasarinya, yang membutuhkan perhatian medis.

Lantas, apa penyebab sebenarnya?

Sakit kepala setelah makan terjadi dengan berbagai tingkat rasa sakit dan memiliki beberapa kemungkinan penyebab. Beberapa orang memperhatikan bahwa sakit kepala setelah makan terjadi setelah makan makanan tertentu, atau mengonsumsi permen atau karbohidrat.

Ada beberapa kemungkinan penyebab sakit kepala ini. Beberapa yang paling umum adalah hipoglikemia reaktif. Kondisi ini ditandai dengan sakit kepala dalam waktu 4 jam setelah makan.

Ini dipicu oleh penurunan kadar gula darah. Beberapa penyebab termasuk diabetes, tumor di sistem pencernaan, kadar hormon abnormal dan alergi makanan.

Loading...

Seperti dilansir viva.co.id dikutip dari Healthline, selain itu alergi makanan dapat menyebabkan sejumlah reaksi, termasuk sakit kepala. Jika Anda mengalami sakit kepala setelah makan makanan atau bahan tertentu, mungkin Anda alergi terhadap makanan dan tidak menyadarinya.

Baca Juga: SDT2Q Sumenep Rayakan Tahun Baru Islam dengan Pawai Taaruf

Selanjutnya, hal itu juga bisa disebabkan oleh intoleransi makanan. Berbeda dari alergi makanan, gejala intoleransi makanan hampir selalu disebabkan oleh masalah pencernaan. Namun, dalam beberapa kasus, mereka dapat memicu sakit kepala setelah makan.

Terakhir, juga bisa jadi karena makanan dingin. Jenis sakit kepala ini umumnya dikenal sebagai otak beku atau ‘sakit kepala es krim’. Ini terjadi setelah makan atau minum sesuatu yang beku atau sangat dingin.

Para ahli percaya itu terjadi karena perubahan pembuluh darah di sekitar saraf tertentu, sebagai respons terhadap suhu dingin. Jenis sakit kepala ini bisa intens, berlangsung beberapa detik hingga beberapa menit, tetapi tidak memerlukan perawatan apa pun.


Rewriter : Nurul Hijriyah
Sumber : viva.co.id


Berita PortalMadura Aplikasi Android PortalMadura
Loading...
Tirto.ID
Loading...

Komentar