oleh

Jadikan Ramadanmu Lebih Bermanfaat dengan Rajin Melakukan 3 Ibadah Ini

PortalMadura.Com – Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat dan kebahagiaan. Bulan dimana orang-orang berlomba-lomba memperbaiki diri menjadi lebih baik, bulan dimana dibukanya pintu taubat selebar-lebarnya.

Maka dari itu, untuk menjadikan Ramadan kita lebih bermakna lagi sebaiknya kita tingkatkan ibadah dan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan 3 contoh ibadah yang paling disunahkan saat di bulan Ramadan berikut ini, mari kita simak.

Imam Izzuddin bin Abdissalam di dalam kitabnya Maqashidus Shaum bab keenam menerangkan bahwa ada tiga hal yang disunnahkan untuk kita tingkatkan dan perbanyak di bulan Ramadan. Tiga hal itu adalah sebagai berikut.

Pertama. I’tikaf, yakni berdiam diri di dalam masjid, meskipun sejenak sekedar thuma’ninah dengan niat karena Allah swt. Allah SWT berfirman

“Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah (Ka’bah) tempat berkumpul dan tempat yang aman bagi manusia. Dan jadikanlah maqam Ibrahim itu tempat salat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail, “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, orang yang iktikaf, orang yang rukuk dan orang yang sujud!” (Q.S. Al-Baqarah/2: 125)

“…. Tetapi jangan kamu campuri mereka, ketika kamu beriktikaf dalam masjid …. “(Q.S. Al-Baqarah/2: 187)

Imam Izzuddin menerangkan bahwa sejatinya i’tikaf adalah kunjungan Allah SWT. di rumah Nya di antara rumah-rumah Nya dan memutuskan untuk berada di dalamnya. Dan hak seorang yang dikunjungi adalah memuliakan orang yang mengunjunginya. Begitulah yang telah diterangkan oleh Nabi SAW. di dalam hadis shahih bahwa orang yang pagi hari menuju atau pergi masjid, maka Allah telah menyiapkan baginya tempat di surga.

Adapun i’tikaf yang sangat dianjurkan atau disunnahkan adalah pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan karena untuk mencari lailatul qadar dan Rasulullah SAW. pun di akhir hayatnya sering melakukannya. Aisyah r.a. berkata:

Loading...

“Bahwasannya Nabi saw. selalu beri’tikaf di sepuluh akhir dari bulan Ramadan sampai Allah memanggilnya, kemudian istri-istrinya (melanjutkan) i’tikaf setelahnya.” (H.R. Al-Bukhari)

Dan di dalam riwayat lainnya, Aisyah r.a. berkata

“Nabi SAW. ketika masuk sepuluh (akhir di bulan Ramadan) akan mengencangkan sarungnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya.” (H.R. Al-Bukhari)

Maksud dari mengencangkan sarungnya menurut imam Izzuddin merupakan kiasan dari tidak bersenang-senang (jima) dengan istrinya. Ada pula yang mengatakan hal itu adalah ungkapan untuk kesungguhan dalam beribadah.

Aisyah r.a. juga meriwayatkan hadis

“Rasulullah SAW. berusaha (menghidupkan malamnya) di sepuluh akhir (di bulan Ramadan) beribadah yang tidak diusahakan di (malam-malam) lainnya.” (H.R. Muslim)

Kedua dan ketiga. Memperbanyak membaca Alquran dan menyedekahkan harta.

Hal ini berdasarkan hadis Nabi SAW.

Dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Rasulullah SAW adalah manusia yang paling dermawan terutama pada bulan Ramadan ketika malaikat Jibril a.s. menemuinya, dan Jibril mendatanginya setiap malam di bulan Ramadan, dimana Jibril mengajarkannya Alquran. Sungguh Rasulullah SAW. orang yang paling dermawan dengan berbuat baik daripada angin yang berhembus” (H.R. Bukhari)

Di dalam riwayat lainnya juga disebutkan bahwa malaikat Jibril mengajarkan kepada Rasulullah SAW. Alquran di setiap Ramadan satu kali. Dan pada Tahun Nabi SAW. menjelang wafat, Jibril mengajarkan Alquran kepada Nabi SAW. dua kali.

Nah itulah 3 ibadah yang sangat disunahkan untuk dilakukan ketika di bulan Ramadan. Semoga dengan diberinya kesempatan oleh Allah SWT untuk bisa sampai di Ramadan kali ini, bisa membuat kita lebih istiqamah lagi dalam beribadah dan bertakwa kepada Allah SWT. Semoga bermanfaat, Wallahu a’lam.


Rewriter : Agnes Hafilda Kusuma
Sumber : bincangsyariah.com

Komentar